Perpustakaan Mobile Permudah Akses Informasi

KBR68H, Yogyakarta - Perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat turut berpengaruh terhadap perpustakaan.

NUSANTARA

Rabu, 05 Des 2012 12:49 WIB

Author

Radio Unisi

perpustakaan, mobile

KBR68H, Yogyakarta - Perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat turut berpengaruh terhadap perpustakaan. Kemajuan teknologi informasi tersebut menjadikan perpustakaan dapat berjejaring secara global melalui aplikasi mobile yang sering disebut dengan mobile librarianship. Aplikasi mobile tersebut tentunya mempermudah masyarakat akademis maupun masyarakat umum dalam mengakses informasi tanpa batasan jarak, ruang, dan waktu.

Dosen manajemen informasi dan perpustakaan Sekolah Pascasarjana UGM Achmad Djunedi menyebutkan perbedaan kultur atau tradisi menjadi tantangan membangun perpustakaan berjejaring dan mobile dari yang sebelumnya yaitu perpustakaan tradisional. Perpustakaan tradisional kemampuannya masih berorientasi pada koleksi, dengan struktur hirearkis, layanan yang terbatas, dengan pengguna tertentu, pengetahuan yang terpusat, berorientasi masa lalu, dan fokus tujuan berupa koleksi.

Sedangkan perpustakaan berjejaring memiliki kultur sebaliknya yakni kemampuan pada akses infromasi, struktur yang terbuka, akses universal, pengguna yang bebas, pengetahuan tersebar, berorientasi masa depan, berfokus pada akses, dan citra yang dibangun ditekankan pada inovasi. Sementara tantangan di masa depan dihadapkan pada penambahan koleksi digital yang terkendala oleh hak cipta (copyrights).

Selain itu, privatisasi hasil digitalisasi barang milik publik yang masih menjadi perdebatan apakah hasil digitalisasi dari barang milik public menjadi karya privat atau tetap bersifat milik publik. Djunaedi menambahkan strategi lain dengan melakukan pemasaran layanan perpustakaan digital. Hal ini penting dilakukan agar masyarakat mengetahui layanan perpustakaan dan mau memanfaatkannya untuk mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan. Pemasaran dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah seperti melalui email-milis, web site, face book dan jejaring sosial lainnya.

Dosen Teknik Informatika Universitas Kristen Duta Awacana (UKDW) Yogyakarta Budi Susanto, mengatakan aplikasi mobile untuk perpustakaan dapat dimulai dengan terlebih dahulu memahami teknologi dan tren mobile. Disertai pemahaman terhadap dampak dari teknologi mobile terhadap informasi dan perpustkaan. Selanjutnya menggabungkan kedua hal tersebut dengan kepakaran dan pengalaman kepustakawanan untuk mengembangkan dan membentuk layanan mobile context.

Menurutnya, tahapan pengembangan dilakukan dengan menyiapkan laman perpustkaan versi mobile yang dapat berisi profil perpustkaan, pencarian katalog, informasi operasional, kebijakan perpustakaan layanan pemesanan buku, fasilitas, dan notifikasi status buku. Berikutnya meneydiakan fasilitas berbagi pada situs jejaring sosial, memfasilitasi pembaca e-book, dan mengembangkan visual tour. (Radio Unisi)

Sumber: http://unisifm.com/news/perbedaan-kultur-masih-jadi-kendala


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10