Pengungsi Syiah Tidak Antusias Ikut Pilkada Sampang

NUSANTARA

Rabu, 12 Des 2012 13:56 WIB

Author

Rumondang Nainggolan

Pengungsi Syiah

KBR68H, Jakarta - Pengungsi Syiah di GOR Sampang, Jawa Timur mengaku tidak antusias mengikuti pilkada hari ini.

Anggota Tim Kuasa Hukum pengungsi Syiah Hertasning mengatakan, pengungsi sadar mereka adalah korban dari kepentingan politik sejumlah pihak di Sampang, termasuk para calon yang bersaing di Pilkada. Namun, menurut Hertasning, pengungsi tetap dibebaskan untuk menyampaikan haknya.

"Isu tentang sektarianisme, isu tentang ras, isu tentang syiah, isu tentang apa yang sesat dan tidak sesat itukan nampak jelas, dalam kasus Sampang itu jualan. Dan bagaimana itu kemudian mendongkrak popularitas, simpati, menumbuhkan kembali pamor para kyai. Juga kemudian menjadi alat bagi para calon di sana, bahkan bupati incumbent untuk mempermainkan ini menjadi isu yang bisa mengumpulkan atau menghasilkan vote (suara)," ungkap Hertasning.

Anggota Tim Kuasa Hukum pengungsi Syiah Hertasning. Pilkada Kabupaten Sampang berlangsung hari ini. Ada enam pasangan yang bertarung dalam pilkada kali ini. Pemilik hak suara diantaranya adalah 100an pengungsi Syiah yang hingga kini masih berada di GOR Sampang. Mereka adalah korban penyerangan massa anti Syiah di Dusun Nankernang, Karanggayam, Sampang, September lalu. Penyerangan ini merupakan insiden penyerangan kedua dari kelompok anti Syiah. KPU mencatat ada lebih dari 80 dari mereka yang memiliki hak pilih.

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun