Gereja Disegel, Jemaat GBI Banda Aceh Rayakan Natal di Hotel

NUSANTARA

Selasa, 25 Des 2012 23:55 WIB

Author

Muhammad Irham

Natal, Gereja disegel

KBR68H, Jakarta - Ratusan Jemaat Gereja Bethel Indonesia di Banda Aceh terpaksa merayakan Natal di ruang publik, karena pemerintah setempat masih menyegel gereja mereka.

Gereja Bethel merupakan satu dari sembilan gereja yang disegel di Aceh.

Pendeta Gereja Bethel Indonesia Nico Tarigan mengatakan, jemaat tak beribadah di dalam gereja karena khawatir akan diserang massa intoleran. Sementara, Pemerintah Banda Aceh tak memfasilitasi jemaat untuk beribadah.

"Akhirnya kami mengambil tempat di hotel. Ya, hanya untuk Natal saja, satu kali. Untuk beribadah biasa kami masih lakukan di rumah-rumah. Karena kondisinya masih belum memungkinkan. Dari Pemda pun belum ada tanda sepakat untuk memberikan izin secara tertulis," kata Nico Tarigan.

Pendeta Gereja Bethel Indonesia Nico Tarigan menambahkan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pemerintah Banda Aceh akan membuka kembali gereja yang disegel.

Gereja Bethel Indonesia bersama delapan gereja dan enam vihara di Banda Aceh disegel pemerintah. Pemda Banda Aceh beralasan penutupan itu karena bangunan itu belum mengantongi izin pendirian rumah ibadah.

Menurut Pendeta Nico Tarigan, jemaat terpaksa menandatangi kesepakatan untuk menutup gereja karena di bawah tekanan.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Dampak Revisi UU KPK