Bupati Karanganyar: Tebang Pohon Harus Izin Bupati

KBR68H, Jakarta

NUSANTARA

Selasa, 11 Des 2012 18:15 WIB

Author

Doddy Rosadi

tebang pohon, karanganyar

KBR68H, Jakarta – Warga Kabupaten Karanganyar tidak bisa menebang pohon seenaknya. Sesuai peraturan, warga atau perusahaan yang ingin menebang pohon di daerah tersebut harus meminta izin terlebih dahulu kepada Bupati. Menurut Bupati Karanganyar Rina Iriani, aturan ini dikeluarkan dalam rangka menjaga lingkungan. Kata Rina, kebijakan tanam, tanam dan tanam berhasil memberikan dampak positif kepada warga setempat.

“Beberapa kali Perhutani mengajukan izin untuk menebang pohon, kami tidak perbolehkan. Apabila tebang tanpa izin bisa masuk penjara, jadi perbup itu ada sanksinya. Aturan ini juga berhasil meningkatkan debit air di Kabupaten Karanganyar,”kata Bupati Rina Iriani

Bupati Karanganyar Rina Iriani menambahkan, debit air pada 2005 hanya 15 liter per detik. Sejak aturan melarang penebangan pohon diterapkan, debit air naik menjadi 35 liter per detik. Selain itu, air di Kabupaten Karangnayar juga bisa langsung diminum.

Rina memambahkan, penerapan program lingkungan tidak selamanya harus memerlukan dana yang besar. Kata dia, program tanam, tanam dan tanam justru tidak memerlukan biaya sama sekali. Namun, masyarakat harus diajak aktif turut serta dalam menerapkan program itu.

“Merias lingkungan tidak dengan pemaksaan tapi bagaimana pemahamam masyarakat sehingga program itu jadi abadi,”ungkap Rina.

Kabupaten Karanganyar menjadi juara Indonesia Green Region Award 2012 untuk kategori Kabupaten. Karanganyar mengalahkan 9 kabupaten lainnya yang menjadi finalis tahun ini. Sedangkan untuk kategori kota, Surabaya berhasil mempertahankan gelar juara setelah menyingkirkan 8 finalis lainnya. Indonesia Green Region Award merupakan ajang penghargaan di bidang lingkungan kepada Pemerintah kota dan kabupaten yang diselenggarakan KBR68H bersama Majalah SWA.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18