20 Persen Dana Kesehatan Papua Tidak Terserap

NUSANTARA

Selasa, 25 Des 2012 23:39 WIB

Author

Guruh Dwi Rianto

Papua, Anggaran kesehatan

KBR68H, Jakarta - Sekira 20 persen anggaran kesehatan di Provinsi Papua gagal terserap. Anggaran kesehatan Provinsi Papua untuk tahun ini sekitar Rp280 miliar rupiah.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Joseph Rinta mengatakan, pemerintah kabupaten dan kota di Papua terlambat membuat laporan pertanggung jawaban.

Akibatnya, pemerintah pusat terlambat menggelontorkan dana.

"Dari sisi transportasi dan SDM itu perlu ditingkatkan. Kecepatan penggunaan anggaran itu terhambat karena masalah itu. Kalau SPJ dari kabupaten kota belum masuk, pemerintah tidak bisa mentransfer dana tahap berikutnya. Ini jadi masalah terutama bagi kami di layanan publik bidang kesehatan. Kegiatan kami tidak bisa berjalan atau terhambat kalau anggaran tidak ada," kata Joseph Rinta.

Sebelumnya, evaluasi Kementerian Dalam Negeri menyatakan penggunaan dana otonomi khusus Papua terhambat karena tidak adanya panduan pengelolaan dana otonomi khusus.

Selama ini Gubernur Papua menolak menandatangani Rancangan Peraturan Daerah Khusus tentang Pedoman Penggunaan Dana Otsus.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal