Bagikan:

Dituntut 16 Tahun, MSAT alias Bechi Terdakwa Pencabulan Santriwati Divonis 7 Tahun Penjara

Majelis hakim menyatakan MSAT terbukti melanggar pasal 289 KUHP tentang melakukan atau membiarkan tindakan perbuatan pencabulan.

NUSANTARA

Kamis, 17 Nov 2022 19:20 WIB

MSAT

Sidang pembacaan vonis MSAT terdakwa pencabulan di PN Surabaya, Kamis (17/11/2022). (Foto: KBR/Budi Prasetyo)

KBR, Surabaya - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Jawa Timur menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara terhadap terdakwa kasus pencabulan, Moch Subechi Azal Tsani alias Mas Bechi alias MSAT.

Dalam vonis yang dibacakan oleh Hakim Sutrisno, majelis hakim menyatakan MSAT terbukti melanggar pasal 289 KUHP tentang melakukan atau membiarkan tindakan perbuatan pencabulan.

"MSAT terbukti melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan korban. Kedua menjatuhkan hukuman dengan pidana penjara selama tujuh tahun," kata Sutrisno dalam sidang putusan di PN Surabaya, Senin (17/11/2022).

Vonis di PN Surabaya itu lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 16 tahun penjara.

Dalam sidang yang berlangsung di ruangan Cakra, PN Surabaya, majelis sempat menskors selama beberapa jam. Para hakim mulai keterangan saksi, ahli, dan keterangan saksi dari pihak tim kuasa hukum terdakwa.

Sebelumnya, MSAT dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan pemerkosaan dan pencabulan pencabulan santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah pada Oktober 2019 lalu. Polisi kemudian menetapkan MSAT sebagai tersangka pada Desember 2019. MSAT merupakan pengasuh di Ponpes Shiddiqiyyah sekaligus anak Kiai Muchamad Muchtar Mu'thi.


Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kejar Tayang Pengesahan RKUHP

Most Popular / Trending