Bagikan:

Dianugerahi Penghargaan dari PGRI, Bupati Karol Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

"Ini menjadi cambuk bagi kami untuk terus mengembangkan dunia pendidikan di Kabupaten Landak. Seperti membangun fasilitas, sarana prasarana yang terus kita tingkatkan dari tahun ke tahun"

BERITA | NUSANTARA

Senin, 29 Nov 2021 15:39 WIB

Author

Kurniati

Dianugerahi Penghargaan dari PGRI, Bupati Karol Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa saat menerima penghargaan dari PB PGRI di Jakarta, Sabtu (27/11/21). (Foto: Humas Pemkab Landak)

KBR, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menganugerahi Dwija Praja Nugraha (DPN) kepada sejumlah kepala daerah di Indonesia yang berkomitmen dan berkontribusi di bidang pendidikan. Seperti pembangunan pendidikan, profesionalitas, kesejahteraan guru dan PGRI.

Salah satunya kepada Bupati Landak, Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa. Kabupaten Landak menjadi satu-satunya kepala daerah di Kalimantan yang mendapatkan anugerah Dwija Praja Nugraha. Penghargaan itu diberikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi, saat puncak peringatan Hari Guru di Gedung Guru Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Ditemui KBR, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyatakan, penghargaan dari PGRI ini menjadi cambuk bagi pemerintahannya, untuk terus mengembangkan dunia pendidikan.

"Ini menjadi cambuk bagi kami untuk terus mengembangkan dunia pendidikan di Kabupaten Landak. Seperti membangun fasilitas, sarana prasarana yang terus kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Termasuk kualitas pendidikan itu sendiri," katanya, kemarin.

Karol menjelaskan, tidak mudah membangun bidang pendidikan di Kabupaten Landak. Beberapa waktu lalu, Pemkab Landak terpaksa melakukan regrouping sekolah, karena jumlah guru yang kurang kemudian juga siswa semakin berkurang dari tahun ke tahun.

"Sehingga sekolah yang berdekatan kita jadikan satu. Kita juga membangun ruang-ruang kelas baru, karena selama ini, jumlah ruang kelas di Landak sangat terbatas,” katanya.

Berita lainnya:

    Selain anak didik, Pemkab Landak, kata Karol, juga memperhatikan ketersediaan guru. Tahun ini, Kabupaten Landak mengangkat 300an lebih guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

    "Tahun depan guru-guru ini siap di-SK-kan menjadi P3K," katanya.

    Pemkab Landak juga mengadakan buku paket khusus untuk materi pembelajaran secara daring dan luring di tengah ketidakpastian pandemi covid-19. Nantinya, kata dia, di setiap halaman buku diberikan kode QR, yang dapat memudahkan murid mengakses materi mata pelajaran, jika sewaktu-waktu pembelajaran daring kembali diberlakukan.

    "Jadi guru dan murid siap dengan materi yang ada di buku paket itu. Itu salah satu upaya kita mendukung agar pembelajaran di masa yang akan datang selalu siap sedia menghadapi situasi apapun. Meskipun kita sangat membutuhkan pendidikan, namun keselamatan guru dan siswa selalu menjadi yang utama," jelas eks anggota DPR RI ini.

    Selain kepala daerah yang berkomitmen terhadap pendidikan, PB PGRI juga memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik, tokoh nasional pendidikan, gurulympic, siswalympic.



    Kirim pesan ke kami

    Whatsapp
    Komentar

    KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

    Kabar Baru Jam 11

    Kabar Baru Jam 10

    Kabar Baru Jam 8

    Kabar Baru Jam 7

    Edu Talk IV YPA-MDR: Go Digital Melalui Media Ajar Interaktif