Vaksin Covid, Dinkes Jateng Wacanakan Distribusi Berdasarkan Usia Penduduk

"Tidak ada prioritas, hanya untuk penduduk yang usia 18-59 tahun. Itu signifikan dengan jumlah penduduk seperti kota Semarang, Cilacap dan Brebes yang lebih dari 1,5 juta,"

RAGAM | NUSANTARA

Sabtu, 21 Nov 2020 00:21 WIB

Author

Anindya Putri

Vaksin Covid, Dinkes Jateng Wacanakan Distribusi Berdasarkan Usia Penduduk

Ilustrasi: Simulasi vaksinasi COVID-19 di Kota Depok, Jabar, Kamis (22/10). (Antara/Asprilla Dwi)

KBR,Jakarta- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mendistribusikan vaksin sebanyak 21 juta kepada warga Desember 2020 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengungkapkan pembagian vaksin akan dilakukan kepada warga yang berusia 18-59 tahun berdasarkan pada jumlah penduduk.

"Kita hanya baru mendapatkan rencana distribusi sekitar 21 juta sasaran/orang akan di droping bertahap. Tidak ada prioritas, hanya untuk penduduk yang usia 18-59 tahun. Tergantung dengan berapa banyak jumlah penduduk yang usia segitu. Itu signifikan dengan jumlah penduduk seperti kota Semarang, Cilacap dan Brebes yang lebih dari 1,5 juta," ujar Yulianto kepada KBR di Semarang, Jumat (20/11/20).

Menurutnya, pendistribusian vaksin kepada warga tidak berdasarkan pada jumlah kasus tertinggi di suatu daerah, namun hanya berdasar pada jumlah penduduk dan usia produktif yang akan mendapatkan jatah vaksin.

"Tidak ada prioritas khusus hanya itu saja usia produktif dan daerah mana yang penduduknya paling banyak," Jelasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini   belum mengetahui jenis vaksin yang akan dibagian kepada masyarakat Jawa Tengah. Apakah vaksin buatan Sinovac, Pfizer, atau Eijkman.

"Kita hanya menerima dari pusat saja tidak bisa menentukan," imbuhnya.

Dari data yang dihimpun KBR tiga daerah yang akan mendapatkan jatah vaksin paling banyak jika dilihat berdasarkan jumlah penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa yakni Kota Semarang, Kabupaten Cilacap, dan Brebes .

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Menanti Nasib Ekspor Benur

Kabar Baru Jam 7