Pandemi, Pelajar di Kota Lhokseumawe Mulai Belajar Tatap Muka

"Para Wali murid juga sudah memohon berulang kali melalui surat, agar bisa dilakukan kegiatan tatap muka di sekolah. Mengingat, banyak sekali hal-hal negatif semenjak diberlakukannya daring"

NUSANTARA | RAGAM

Jumat, 13 Nov 2020 14:24 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Pandemi, Pelajar di Kota Lhokseumawe Mulai Belajar Tatap Muka

Belajar tatap muka perdana SDN 2 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, saat pandemi Covid-19, Jumat (13/11). (Foto: KBR/Erwin Jalaluddin)

KBR, Lhokseumawe-   Sedikitnya 25 ribu pelajar di Kota Lhokseumawe, mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka, Jum’at (13/11). Kegiatan pendidikan normal perdana ini dilakukan pascapandemi covid-19 Maret lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Ibrahim Arahman mengatakan, PBM tatap muka diberlakukan menyusul kurang efektifnya pendidikan daring yang diterapkan selama pandemi. Kata Dia, hasil evaluasi Si anak didik cenderung berprilaku negatif dimasa corona, seperti penggunaan handphone secara berlebihan dan pengaruh lingkungan.

”Sebagaimana Kita sudah memprogramkan hari ini adalah sekolah PBM secara tatap muka serentak di Kota Lhokseumawe. Dan, Alhamdulillah dari beberapa sekolah yang Kita pantau ini sesuai dengan prokes yang sudah Kita tentukan dan SOP,” kata Ibrahim Arahman kepada KBR.

Kadis Pendidikan dan Kabudayaan Lhokseumawe, Ibrahim Arahman menambahkan, pemberlakukan pendidikan tatap muka ini dilakukan sesuai protokol kesehatan ditetapkan pemerintah, mulai memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

”Para Wali murid juga sudah memohon berulang kali melalui surat, agar bisa dilakukan kegiatan tatap muka di sekolah. Mengingat, banyak sekali hal-hal negatif semenjak diberlakukannya daring akibat pandemi,” lanjut Ibrahim. 

Data di situs Pemkot Lhokseumawe hingga Kamis (12/11) tercatat kasus covid yang terkonfirmasi sebanyak 310 orang. Sebanyak 269 sembuh dan 14 orang tercatat meninggal.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Inggris Perpendek Masa Karantina Turis Asing

Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Beda Nasib Serapan Insentif Usaha di Progam Pemulihan Ekonomi Nasional