KPU Banyuwangi Sediakan Bilik Suara Khusus di Setiap TPS

TPS tersebut tersedia untuk pemilih yang terdeteksi suhu tubuhnya mencapai 37 derajat celcius

BERITA | NUSANTARA

Senin, 16 Nov 2020 15:58 WIB

Author

Hermawan Arifianto

KPU Banyuwangi Sediakan Bilik Suara Khusus di Setiap TPS

Ilustrasi Pemilu. (Foto: Antara)

KBR, Banyuwangi– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan menyediakan bilik suara khusus di setiap TPS, pada pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2020 ini. Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraeni mengatakan bilik suara khusus yang disediakan di setiap TPS tersebut tersedia untuk pemilih yang terdeteksi suhu tubuhnya mencapai 37 derajat celcius.

“Di TPS kita juga mempunyai mekanisme yang berbeda dengan pemilihan biasanya jadi mulai pertama kita sesuai dengan prokes, jadi nanti cuci tangan, di cek suhu tubuhnya, kemudian nanti setiap pemilih mendapatkan sarung tangan plastik, kemudian tintapun kemudian tintapun kita ganti dengan tinta tetes, dan bagi pemilih yang diatas 37,3 itu nanti ada bilik tersendiri diluar TPS bilik khusus untuk yang diatas 37,3 drajad celcius,”kata Dwi Anggraeni, Senin (16/11/2020) di Banyuwangi.

Kata Dwi, selain menjamin keamanan dan kebersihan tempat pemunguatan suara atau TPS, seluruh anggota KPPS yang bertugas, dipastikan telah menjalani rapit test. Jika dalam rapit test yang direncanakan akan dilakukan pada akhir bulan November nanti ada petugas KPSS yang rekatif, maka akan segera diganti dengan petugas lainya.

Ia meminta masyarakat tidak takut datang ke TPS 9 Desember 2020 akan datang. Ia memastikan sebab seluruh TPS akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Di Kabupaten Banyuwangi, ada 3.000 lebih TPS yang tersebar di 25 Kecamatan pada pemungutan suara Pilkada serentak 2020 ini. KPU menargetkan 77,5 persen partisipasi masyarakat pada pilkada serentak tahun ini.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste