Bagikan:

Pendamping Desa Di Jawa Tengah Belum Siap

Anggota Komisi II DPR RI asal Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Muhammad Arwani Thomafi mencontohkan, seleksi pendamping desa di provinsi Jawa Tengah belum selesai.

BERITA | NUSANTARA

Minggu, 15 Nov 2015 19:29 WIB

Author

Musyafa

Pendamping Desa Di Jawa Tengah Belum Siap

Ilustrasi - Pembangunan jalan desa. (Batangkap.go.ig)

KBR, Rembang – Pemerintah dinilai lamban melakukan rekrutmen pendamping desa. Anggota Komisi II DPR RI asal Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Muhammad Arwani Thomafi mencontohkan, seleksi pendamping desa di provinsi Jawa Tengah belum selesai.

Padahal, menurutnya, pendamping desa penting karena masih banyak aparat desa yang bingung, terutama ketika sebagian perangkatnya kosong. Akibatnya dana desa yang belum terserap masih banyak.

“Rekrutmen pendamping dana desa harus dilaksanakan secara transparan, profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Kalau kita lihat, Gubernur Jawa Tengah sendiri saat menyampaikan laporan bahwa rekrutmen pendamping belum aktif alias belum dilaksanakan, ini ada apa gitu lho," ungkapnya kepada KBR, hari Minggu (15/11).

Arwani menambahkan pemerintah pusat dan daerah harus lebih cepat menyelesaikan proses tersebut. Sebagai info, di Jawa Tengah sendiri, dari total 8.300an desa, tercatat ada 800an desa yang belum mencairkan dana desa tahap pertama. Kalau tahap pertama saja belum, hampir dipastikan sampai akhir tahun ini tidak akan mampu menyerap anggaran 100 %.


Editor : Sasmito Madrim

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending