Waspada Ancaman Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung

Banjir lahar dingin masih berpontesi menerjang sejumlah desa di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, abu vulkanik dan beberapa material masih banyak di sekitar lereng gunung. Apalagi wilayah

NUSANTARA

Sabtu, 08 Nov 2014 20:02 WIB

Author

Indra Nasution

Waspada Ancaman Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung

Sinabung, gunung api, Sumatera Utara, Karo, bencana

KBR, Jakarta - Banjir lahar dingin masih berpontesi menerjang sejumlah desa di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, abu vulkanik dan beberapa material masih banyak di sekitar lereng gunung. Apalagi wilayah Kabupaten Karo masih sering diguyur hujan.

Otoritas pemantau gunung Sinabung meminta agar warga tetap siaga.

"Potensi banjir lahar dingin masih sangat tinggi, mengingat abu vulkanik atau material gunung api di sekitar lereng masih banyak. Potensi lahar dingin tergantung hujannya," kata Armen kepada KBR.

Banjir lahan dingin Gunung Sinabung sempat menerjang Desa Mardinding, Kecamatan Tigandereket, Kabupaten Karo. Sejumlah jalan di Desa Mardinding yang hanya berjarak 3 kilometer dari Gunung Sinabung tidak dapat dilalui.

Jalan-jalan tertutup tumpukan material kayu gelondongan yang tingginya bahkan dapat mencapai 3 meter.


Setelah lama diam (sejak tahun 1600-an), Gunung api Sinabung meletus lagi pada Agustus 2010. Sejak saat itu, aktivitas Sinabung tidak kunjung berhenti. Jumlah pengungsi sempat mencapai angka 18 ribu, sebelum kemudian turun hingga kini mencapai sekitar dua ribu orang. (Baca: Kondisi Sinabung Dongkrak Inflasi di Medan)


Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Presiden Menghidupkan Jabatan Wakil Panglima TNI