UMK Balikpapan 2015 Disepakati Rp 2,2 Juta

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur bersama Dewan Pengupahan setempat telah menyepakati besar Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2015 sebesar Rp 2.219.500

NUSANTARA

Kamis, 20 Nov 2014 18:01 WIB

Author

Teddy Rumengan

UMK Balikpapan 2015 Disepakati Rp 2,2 Juta

umk, balikpapan

KBR, Balikpapan -  Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur bersama Dewan Pengupahan setempat telah menyepakati besar Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2015 sebesar Rp 2.219.500


Walikota Balikpapan Rizal Effendi membenarkan telah adanya kesepakatan tersebut. Besaran UMK mengalami kenaikkan lebih dari Rp 300 ribu, dari UMK Balikpapan tahun 2014 yang ditetapkan Rp 1,9 juta.


Menurutnya, besaran UMK 2015 itu mengacu pada hasil survey dari sejumlah item kebutuhan hidup layak (KHL) di Kota Balikpapan. Sehingga tidak ada protes dari pengusaha maupun buruh, keduanya sama-sama menerima.


“Jadi sudah ada kesepakatan bersama, karena semua pihak diakomodir. Besaran UMK juga mengacu Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 13 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja tentang Upah Minimum,” kata Rizal. 


Dia menambahkan,, besaran UMK tersebut sudah disampaikan ke Gubernur Kalimantan Timur untuk meminta persetujuan. Setelah mendapat persetujuan baru  kemudian ditetapkan dan mulai berlaku pada 1 Januari 2015.


UMP Kalimantan Timur tahun 2015 telah tandatangani dan ditetapkan Gubernur pada 1 November 2014 dengan besaran Rp 2.026.126 naik sebesar Rp 139 ribu UMP Kalimantan Timur tahun 2013 sebesar Rp 1.886 ribu lebih.


Pemenuhan UMK bagi perusahaan merupakan kewajiban yang harus dijalankan. Jika perusahaan mampu secara keuangan namun tidak memberikan UMK kepada karyawan hal itu akan menjadi persoalan bagi perusahaan itu sendiri.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10