Tujuh PNS di Kaltim Terinveksi HIV

Penyembaran HIV di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) semakin mermprihatinkan. Karena sudah menyebar ke sejumlah kalangan dan profesi di daerah itu.

NUSANTARA

Kamis, 13 Nov 2014 19:06 WIB

Author

Teddy Rumengan

Tujuh PNS di Kaltim Terinveksi HIV

hiv, aids, kaltim

KBR, Balikpapan - Penyembaran HIV di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) semakin memprihatinkan. Karena sudah menyebar ke sejumlah kalangan dan profesi di daerah itu.


Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim mengaku sangat prihatin karena saat ini ada 25 orang yang diketahui positif ODHA. Bahkan dari jumlah itu, 7 diantaranya berstatus pegawai negeri sipil (PNS)


Bahkan baru-baru ini Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara menemukan tiga orang dengan HIV/AIDS, dua diantaranya adalah PNS.


Menurut Mustaqim, rata-rata mereka yang tertular HIV itu disebabkan karena perilaku seks yang menyimpang atau karena hubungan seksual yang berganti-ganti, selain karena tertular dari jarum suntik narkoba.


“Cukup prihatin ya, mudah-mudahan ini (kasus) yang terakhir. Jangan sampai ada lagi (tertular HIV). Saya menghimbau kalau bisa siapa sajalah, ya PNS atau siapa saja menghindari jangan sampai terkena itu, karena itu diperoleh dari hubungan seks kan,” kata Mustaqim, Kamis (13/11).


Tiga warga Penajam Paser Utara yang diketahui positif HIV setelah menjalani tes HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Balikpapan. Dari tiga orang itu, dua merupakan laki-laki yang berstatus PNS dan satunya wanita.


Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah tertinggi ODHA karena data 2013  tercatat mencapai 2.288 kasus. Angka tertinggi di Kota Samarinda.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun