Tarif Penyeberangan Pelabuhan Ketapang Naik Tujuh Persen

Tarif penyeberangan di pelabuhan Ketepang-Gilimanuk naik hingga 7,16 persen. Hal ini terjadi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ditetapkan pemerintah.

NUSANTARA

Kamis, 20 Nov 2014 15:34 WIB

Author

Hermawan

Tarif Penyeberangan Pelabuhan Ketapang Naik Tujuh Persen

penyeberangan, ketapang, bbm

KBR, Banyuwangi- Tarif penyeberangan di pelabuhan Ketapang-Gilimanuk naik hingga 7,16 persen. Hal ini terjadi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ditetapkan pemerintah.


Manager Operasional PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Saharudin Koto menjelaskan, kenaikan tarif tersebut ditentukan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Propinsi.


Kata Saharudin, tarif baru tersebut akan diberlakukan pada hari Jumat (21/11)  pukul 00.00 WIB. Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan barang yang memiliki panjang lebih dari 16 meter dari Rp 1.015.000 menjadi Rp 1.020.000. Sedangkan untuk kenaikan terendah ada pada kendaraan roda empat pribadi dari Rp 135 000 menjadi Rp 150 000.


Kata Saharudin, kenaikan tarif kali ini tidak berlaku untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan roda dua. 


“Kalau mulai dari penumpang, dewasa, anak, sepeda dayung dan sepeda motor mungkin tidak naik. Naiknya mulai dari sedan sampai golongan Sembilan,” kata Saharudin Kotto , Kamis (20/11). 


Saharudin Koto menambahkan, PT ASDP Ketapang  telah mensosialisasikan kenaikan tarif penyeberangan ini kepada penumpang. Baik melalui selebaran maupun pemasangan baliho di sekitar pelabuhan.


Ia berharap dengan kenaikan tarif ini, para pengusaha jasa pelayaran bisa meningkatkan pelayanannya. Sehingga masyarakat bisa nyaman dalam menggunakan jasa pelayaran. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10