Ribuan Warga di Mataram Mulai Terima Bantuan Kompensasi BBM

Ribuan masyarakat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerima bantuan kompensasi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari pemerintah melalui sejumlah cabang kantor pos.

NUSANTARA

Jumat, 21 Nov 2014 15:30 WIB

Author

Turmuzi

Ribuan Warga di Mataram Mulai Terima Bantuan Kompensasi BBM

bbm, dana kompensasi, NTB

KBR. Mataram - Ribuan masyarakat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerima bantuan kompensasi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari pemerintah melalui sejumlah cabang kantor pos.


Kepala kantor pos cabang Ampenan, Ruslihan Hadi mengatakan pembagian kompensasi BBM dilakukan secara bergiliran dengan membaginya berdasarkan kelurahan, dengan cara tersebut antrean pembagian bantuan bisa berlangsung tertib


“Kita belajar dari pengalaman tahun kemarin, ini adalah cara yang pali efektif. Sekarang kita bisa lihat, dari mulai antre sampai dengan pendataan tanda tangan daftar nomor antre tidak ada masalah, lancar semua,” kata Ruslihan, Jum’at (21/11)


Untuk Kecamatan Ampenan, kata Ruslihan, jumlah keseluruhan warga yang akan menerima bantuan kompensasi BBM sebanyak 5.246 Kepala Keluarga (KK), dari total KK di seluruh wilayah Kota Mataram, sebanyak 28.533. 


Pembagian kompensasi BBM sendiri sudah berjalan sejak Kamis (20/11) dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan 


“Pemberian uang kompensasi BBM kepada warga sekarang jumlahnya sebanyak 400 ribu, jumlah tersebut diberikan untuk pembayaran kompensasi selama dua bulan. Sementara untuk pemberian bantuan Kartu Indonesia Hebat dan Kartu Indonesia Pintar sampai sekarang untuk wilayah NTB, belum ada, karena masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.” 


Sementara itu, Masiah, warga (50) warga kelurahan pejarakan Ampenan mengaku senang model pembagian kompensasi BBM yang diberlakukan kantor pos cabang Ampenan sekarang, karena dengan sistem yang sekarang, dirinya tidak harus berdesakan menunggu giliran seperti tahun kemarin


Editor: AntoniuS Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme