Puluhan TKI Asal NTB Tertular HIV/AIDS

Sampai September lalu, tercatat sebanyak 70 tenaga kerja Indonesia (TKI) atau bekas TKI pengidap HIV/AIDS. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) NTB, H. Suharmanto mengatakan, jumlah itu tersebar di seluruh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat. (N

NUSANTARA

Rabu, 19 Nov 2014 17:47 WIB

Author

Zainudin Syafari

Puluhan TKI Asal NTB Tertular HIV/AIDS

hiv, aids, NTB

KBR, Mataram - Sampai September lalu,  tercatat sebanyak 70 tenaga kerja Indonesia (TKI) atau bekas TKI mengidap HIV/AIDS. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) NTB, H. Suharmanto mengatakan, jumlah itu tersebar di seluruh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat. (NTB).  


“Sebenarnya kita tidak mendiskreditkan atau tidak mencurigai TKI, bukan. Tetapi kasus sudah merata termasuk kasus-kasus yang TKI ternyata cukup banyak, ada di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat,” kata Suharmanto. 


“Tternyata ada beberapa yang terkena termasuk istri-istri TKI. Ini berarti indikasinya apa, kita harus waspadai mereka-mereka yang berisiko tinggi. Laki-laki berisiko tinggi harus diwaspadai. Jangan pulang ke rumah itu membawa oleh-oleh penyakit, itu di Bandara Internasional Lombok itu tidak ada filter.” 


Untuk selanjutnya kata Suharmanto,  pemerintah bersama stakeholder terkait akan mengupayakan aturan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan para TKI. Baik ketika akan diberangkatkan ke luar negeri maupun ketika kembali ke kampung halamannya.


Sementara untuk kasus HIV/AIDS yang ditemukan sampai September di NTB mencapai  912 kasus. Orang dengan HIV.AIDS (ODHA) yang sudah meninggal sebanyak 216 orang 


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.