Polisi Situbondo Amankan Ratusan Karung Satwa Dilindungi

Kepolisian Situbondo Jawa Timur, berhasil mengagalkan penyelundupan 160 karung satwa dilindungi jenis Troka Susur Bundar (Trochus Niloticus) di Pelabuhan Jangkar. Satwa itu ditemukan di kapal layar motor (KLM) Berkah asal Sumenep Madura dalam kaadan mati.

NUSANTARA

Kamis, 20 Nov 2014 19:00 WIB

Author

Hermawan

Polisi Situbondo Amankan Ratusan Karung Satwa Dilindungi

polisi, hewan langka, situbondo

KBR, Situbondo - Kepolisian Situbondo Jawa Timur, berhasil mengagalkan penyelundupan 160 karung satwa dilindungi jenis Troka Susur Bundar (Trochus Niloticus) di Pelabuhan Jangkar. Satwa itu ditemukan di kapal layar motor (KLM) Berkah asal Sumenep Madura dalam kaadan mati.


Kepala Satuan Polisi Air Situbondo Bashori Alwi mengatakan, polisi saat ini telah mengamankan nahkoda kapal bernama Bushairi. Kata Bashori, terungkapnya penyeludupan satwa dilindungi ini berawal dari patroli Satpolair Polres Situbondo, dengan menggunakan kapal motor menyusuri perairan laut Situbondo.


Di tengah laut, patroli polisi bertemu dengan KLM Berkah, yang dinahkodai Busairi. Curiga ada yang tidak beres, anggota Satpolair pun langsung melakukan pemeriksaan ke atas kapal. Saat itu, polisi menemukan 160 karung berisi Troka Susur Bundar yang sudah mati.


“Namanya Troka Susur Bundar, hewan yang dilindungi undang-undang itu termasuk hewan dilindungi namanya Trochus Niloticus atau Troka Susur Bundar. Berawal dari laporan rutin terutama dari informasi masyarakat ternyata kita tidak lanjuti benar,” kata Bashori Alwi (20/11).


Bashori Alwi menambahkan, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bushairi. Selain itu kata Bashori, pihaknya juga akan melibatkan BKSDA Jawa Timur, dalam penyelidikan untuk memastikan satwa laut tersebut termasuk hewan yang dilindungi.


Jika terbukti satwa laut tersebut dilindungi maka Busairi terancam undang- undang tentang BKSDA dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Ngopi Bersama Azul Eps33: Gembira Bersama Temenggung

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Pemisahan Sel Napi LGBT Tuai Protes