Jokowi Diminta Bangun Bendungan di Riau untuk Padamkan Api

KBR, Jakarta - Warga Sungai Tohor, Kabupaten Meranti Riau meminta pemerintah pusat membangun bendungan untuk pemadaman lahan yang terbakar.

NUSANTARA

Rabu, 26 Nov 2014 09:53 WIB

Author

Sasmito

Jokowi Diminta Bangun Bendungan di Riau untuk Padamkan Api

Jokowi, riau, asap

KBR, Jakarta - Warga Sungai Tohor, Kabupaten Meranti Riau meminta pemerintah pusat membangun bendungan untuk pemadaman lahan yang terbakar.

Salah satu warga, Abdul Manan yakin dengan pembangunan dam di sejumlah titik, masalah kebakaran lahan di sana bisa diminimalisir. Selain itu mereka juga meminta penggantian mesin pompa dengan kapasitas yang lebih besar lagi.

"Sekitar ada tujuh buah pompa. Itu kurang. Meskipun mesinnya banyak, ketika finalisasinya tidak dibendung, tidak ditutupi bendungan ini, airnya dari mana? Ini buat kesulitan masyarakat. Jadi kami memberikan masukan kepada semua unsur untuk membentuk dam dengan jaraknya antara satu dengan yang lainnya 500 meter- 500 meter. Sehingga air itu tidak dibuang ke laut. Jadi kami mudah memadamkan api yang membakar gambut," jelasnya.

Abdul Manan menambahkan permintaan itu akan disampaikan langsung kepada presiden dalam kunjungannya ke sana hari ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini blusukan ke Riau untuk meninjau kebakaran hutan dan lahan (kahutla) yang beberapa waktu lalu terjadi.

Sebelumnya, sekretaris Daerah Riau Zaini Ismail menyebutkan kedatangan Jokowi ke Riau untuk menangani pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Jokowi dijadwalkan melakukan pertemuan langsung dengan petani dan masyarakat setempat yang turut menjadi korban kebakaran lahan.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN