Buruh Jabar Tuntut UMK Rp 3,3 Juta

Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja mendatangi kantor Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/11). menuntut penetapan upah minimum seluruh kota kabupaten (UMK) Rp 3,3 juta atau naik 30 persen dari UMK sebelumnya.

NUSANTARA

Kamis, 20 Nov 2014 15:37 WIB

Author

Ari Nugraha

Buruh Jabar Tuntut UMK Rp 3,3 Juta

buruh, umk, jawa barat

KBR, Bandung - Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja mendatangi kantor Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/11). menuntut penetapan upah minimum seluruh kota kabupaten (UMK) Rp 3,3 juta atau naik 30 persen dari UMK sebelumnya. 


Perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto Ferianto beralasan UMK yang baru ditetapkan oleh pemerintah kota dan kabupaten tidak memasukkan komponen kenaikkan BBM.


"Akibat peraturan perundang-undangan nasional upah buruh harus berdasarkan rekomendasi bupati dan walikota. Akibatnya, contohnya Kota Bekasi Rp 2,9 juta setara dengan 7,8 persen. Kota Bandung Rp 2,3 juta itu sebanding 7,2 persen," ujarnya. 


Roy Jinto Ferianto mengatakan UMK yang direkomendasikan oleh masing-masing kabupaten dan kota harus sesuai dengan permintaan penaikkan 30 persen.


Sementara itu perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Barat, Sabillar Rosyad menyebutkan bahwa sebanyak lima kepala daerah telah meminta kepada gubernur agar rekomendasi besaran UMK tidak diubah. Rosyad mengajak seluruh buruh untuk menginap di kantor gubernur untuk mendesak dikabulkannya tuntutan besaran UMK.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10