Buruh Bogor Minta UMK Naik Rp 3 Juta

Ratusan buruh se-Kota Bogor, Jawa Barat kembali melakukan unjuk rasa terkait Upah Minimum Kota (UMK), Jumat (21/11).

NUSANTARA

Jumat, 21 Nov 2014 14:22 WIB

Author

Rafik Maeilana

Buruh Bogor Minta UMK Naik Rp 3 Juta

umk, bogor

KBR, Bogor - Ratusan buruh se-Kota Bogor, Jawa Barat kembali melakukan unjuk rasa terkait Upah Minimum Kota (UMK), Jumat (21/11). 


Mereka menilai, kenaikan 13 persen yang ditetapkan Pemerintah Kota Bogor, masih  kurang. Mereka tetap menginginkan kenaikan sebesar 30 persen, atau minimal disetarakan dengan Kabupaten Bekasi.


Ketua Aliansi buruh Kota Bogor, Mudi Mudrika mengatakan, kenaikan Rp 2,6 juta masih kurang. Para buruh menginginkan Pemkot Bogor untuk segera merevisi kenaikan UMK tersebut. Pihaknya tetap menuntut kenaikan sebesar 30 persen, atau Rp 3.050.000.


"Ya minimal kami minta sama seperti Bekasi yakni sebesar Rp 2,9 juta," katanya saat diwawancarai KBR di sela aksi di Balai Kota Bogor. 


Para buruh membawa keranda jenazah untuk diberikan ke Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto. Keranda itu sebagai simbol matinya nurani pemimpin yang tidak berpihak ke kaum buruh.


"Jadi kita akan tetap berusaha agar Bima Arya mau merevisi kenaikan UMK yang 13 persen itu," pungkas Mudi.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10