Anak Muda Bandung Serukan Toleransi dan Perdamaian

Jawa Barat adalah provinsi dengan aksi intoleransi terbanyak dalam empat tahun terakhir.

NUSANTARA

Minggu, 02 Nov 2014 16:20 WIB

Author

Rio Tuasikal

Anak Muda Bandung Serukan Toleransi dan Perdamaian

Bandung Lautan Damai

KBR, Jakarta - Kelompok Bandung Lautan Damai mengajak warga Bandung menjaga perdamaian kota dan menolak aksi intoleran. Seruan ini dimunculkan dalam rangka peringatan Hari Toleransi setiap 16 November. 


Bandung Lautan Damai membuka rangkaian acara peringatan ini dengan kampanye di Car Free Day di Dago, Bandung, hari Minggu (2/11/2014). Tujuannya adalah mendorong hadirnya kota Bandung yang ramah bagi semua kelompok agama dan suku, termasuk kelompok minoritas. 


"Belakangan ini banyak aksi-aksi  yang mencederai kebhinekaan di Indonesia. Kami ingin menunjukan toleransi masih ada dan akan terus ada," ujar Wawan Gunawan, koordinator Bandung Lautan Damai. 


Warga Bandung diajak menuliskan pesan toleransi untuk diunggah ke akun Twitter @BdgLautanDamai dengan tagar #KarenaKitaMemangBeda Beberapa pesan yang ditulis warga diantaranya bertuliskan “Damai ramai” atau ada juga yang menulis “Perbedaan yang akan membuat berwarna”. Ada juga yang menulis “Sesama warga Indonesia dari Sabang – Merauke jangan pernah rasis dari segi agama, suku dan golongan.”


Selain kampanye di Car Free Day, Bandung Lautan Damai juga akan menggelar pentas seni, bedah buku, bedah film serta pelatihan hukum sampai 23 November nanti. 


"Kita memperkenalkan pluralisme dan toleransi tidak dengan konsep yang rumit, tapi mudah dicerna," jelas Wawan lagi.


Bandung sebagai ibukota Jawa Barat memegang peranan penting dalam mempromosikan toleransi dan perdamaian. Kajian dari The Wahid Institute, Setara Institute, dan CRCS UGM menyatakan Jawa Barat sebagai daerah dengan aksi intoleran terbanyak dalam empat tahun terakhir. Jawa Barat juga menyimpan kasus intoleransi besar seperti GKI Yasmin, HKBP Filadelfia, GPId Rancaekek Sumedang, dan pembubaran peringatan Hari Asyura kelompok muslim Syiah.


"Bandung Lautan Damai harus menginspirasi daerah-daerah lain. Sehingga nanti terbentuk juga Jakarta Lautan Damai, Garut Lautan Damai, Makasar Lautan Ramai. Harapannya ini jadi inspirasi untuk kota-kota lain di indonesia," tambah Wawan.


Bandung Lautan Damai terdiri atas 8 komunitas di antaranya Jaringan Kerja Antarumat Beragama, Aliansi Jurnalis Independen Bandung, komunitas film LayarKita, dan Gereja Kristen Pasundan.


Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Ngopi Bersama Azul Eps33: Gembira Bersama Temenggung

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Pemisahan Sel Napi LGBT Tuai Protes