Bagikan:

Upaya Pemkot Surakarta Mengungkap Bunker Kuno

Walikota Surakarta, Jawa Tengah, Hadi Rudyatmo mengatakan kota Surakarta memiliki banyak bunker kuno atau ruang bawah tanah berusia ratusan tahun. Menurut Rudy, sebagian besar bunker kuno tersebut kini terungkap dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Ru

NUSANTARA

Selasa, 12 Nov 2013 14:57 WIB

Upaya Pemkot Surakarta Mengungkap Bunker Kuno

Pemkot Surakarta, Bunker Kuno, Hadi Rudyatmo

KBR68H, Surakarta - Walikota Surakarta, Jawa Tengah, Hadi Rudyatmo mengatakan kota Surakarta memiliki banyak bunker kuno atau ruang bawah tanah berusia ratusan tahun. Menurut Rudy, sebagian besar bunker kuno tersebut kini terungkap dan belum dimanfaatkan secara maksimal.

Rudy menambahkan, Pemkot Surakarta dan Tim Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah akan terus mengungkap keberadaan bunker-bunker kuno tersebut.

“Yang jelas itu di Benteng Vasternberg, itu perlu ditelusuri lagi sampai dimana…di bawah benteng itu kan ada bunker berisi ruang penjara, ruang logistik, dan ruang senjata. Itu ada di bawah tanah kompleks Benteng tersebut. Makanya bunker di Balaikota ini kita bersihkan dulu bongkahan batu dan tanah yang menutupi lorong itu, siapa tahu bunker ini terhubung ke bunker lain,” jelas Hadi Rudyatmo, Selasa (12/11).

Ia menjelaskan, satelah itu dilakukan, maka akan ditentukan upaya pemanfaatan bunker itu.

“Nanti kita cek yang lain untuk ditelusuri sampai sejauh mana pemanfaatan bunker ini. Kita tahu ada Bunker di kepatihan, kemudian di Kampung batik Laweyan, Kraton Kasunanan, dan sebagainya,” tambah Rudyatmo.

Lebih lanjut Rudy mengungkapkan, bunker kuno di Balaikota Surakarta masih dalam ekskavasi atau penggalian. Penemuan bunker kuno tersebut akan dilanjutkan pada bunker di Benteng Vasternberg yang berada di depan Balikota Surakarta.

Sebagaimana diketahui, Tim Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa tengah menemukan bunker di kompleks Balaikota Surakarta. Tim BPCB melakukan kajian sejarah dan penggalian lokasi bunker kuno ini. Menurut Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan (P3) BPCB Jateng, Gutomo, bunker tersebut berusia lebih dari 100 tahun dan berfungsi sebagai ruang perlindungan dari serangan musuh.

Bunker sepanjang 15 meter dan lebar sekitar 7 meter itu berada di pojok utara kompleks Balaikota Surakarta. Atap bangunan menyembul dan melengkung di atas tanah. Ada tangga menurun menuju pintu masuk. Ruangan bunker tersekat menjadi dua dan mirip lorong. Ventilasi lubang udara terlihat di atap bunker. Bongkahan batu, lumpur, dan tanah masih menutupi salah satu lorong di bunker.

Editor: Anto Sidharta

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

100 Hari Kerja Menteri ATR/BPN, Reforma Agraria Belum Memihak Petani

Most Popular / Trending