Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Pemkot Balikpapan Siapkan Perda

KBR68H, Balikpapan

NUSANTARA

Minggu, 17 Nov 2013 14:01 WIB

Author

Tedy Rumengan

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Pemkot Balikpapan Siapkan Perda

Ibu Melahirkan, Bayi, Balikpapan

KBR68H, Balikpapan – Pemerintah Kota dan DPRD Kota Balikpapan masih menyelesaikan rancangan peraturan daerah tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBBLA). Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dyah Muryani mengatakan, raperda tersebut berisi komitmen dan peran pihak terkait, baik pemerintah, masyarakat, dan LSM dalam menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir. Kata Dyah, beberapa penyebab meningkatnya angka kematian ibu dan anak di sana terkait pelayanan, seperti terlambat merujuk, fasilitas rumah sakit yang belum lengkap, dan khususnya komitmen petugas kesehatan.

“Kita yang paling utama yakni Perda KIBBLA Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak. Isinya tentang peran, tugas, dan komitmen masing-masing petugas kesehatan, peran, dan tugas pemerintah dan tugas camat dan lurah, termasuk LSM,” kata Dyah Muryani.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dyah Muryani menambahkan, raperda itu rencananya bakal diketok palu bulan depan. Data dinas kesehatan setempat mengungkapkan dalam tiga tahun terakhir angka kematian ibu melahirkan rata-rata 9 per 1.000 kelahiran. Sedangkan angka kematian bayi baru lahir antara 20 hingga 30 per 12 ribu kelahiran.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat