Ponpes Rausyan Fikr DIY: Kami Tak Sebarkan Ajaran Syiah

KBR68H, Jakarta - Pesantren Rausyan Fikr di Yogyakarta terancam akan diserang kelompok intoleran. Ancaman penyerangan itu lantaran pesantren yang berdiri di Kaliurang Sleman itu dianggap menyebarkan ajaran syiah

NUSANTARA

Jumat, 22 Nov 2013 20:52 WIB

Author

Febriana

Ponpes  Rausyan Fikr DIY:  Kami Tak Sebarkan Ajaran Syiah

Ponpes Rausyan Fikr, DIY, Syiah

KBR68H, Jakarta - Pesantren Rausyan Fikr di Yogyakarta terancam akan diserang kelompok intoleran. Ancaman penyerangan itu lantaran pesantren yang berdiri di Kaliurang Sleman itu dianggap menyebarkan ajaran syiah.

Juru bicara Pesantren Rausyan Fikr, Edy Syarif mengatakan pesantren yang telah berdiri sejak tahun 1995 itu diancam akan dibubarkan sejak minggu lalu, namun dirinya menegaskan ancaman tersebut salah sasaran karena pesantren Rausyan Fikr bukan merupakan pusat Syiah di DIY.

"Nah itu yang harusnya dikonfirmasi kalau mereka benar-benar datang kami mau berdialog bersama mereka apa yang mereka khawatirkan. Padahal institusi ini adalah institusi terbuka untuk umum, atau mungkin karena di sini kita belajar filsafat Islam, Tasawuf yang identik dengan ajaran dari Persia, Iran sehingga ada yang mengatakan  ini adalah kantor pusat Syiah.Ini bukan kantor pusat Syiah, tetapi adalah pusat kajian filsafat Islam yang dihadiri oleh kalangan umum, dari berbagai mazhab dan sebagainya. (Jadi kalau mereka menyerang ke sini berarti salah sasaran ? Kalau itu landasan mereka menyerang kita, itu salah sasaran," jelas Edy.

Juru bicara Pesantren Rausyan Fikr, Edy Syarif menjelaskan ancaman penyerangan pesantrennya datang dari pihak yang menyebut kelompok anti Syiah. Dia menjelaskan pesantrennya itu bukanlah pesantren keoompok syiah.

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Presiden Didesak Keluarkan Perppu untuk Batalkan UU KPK

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 14-20 September 2019

Bangun Sinergi Selamatkan Badak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak