Bagikan:

Pastika Akui Program Bali Mandara Bermasalah

KBR68H, Denpasar - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui penerapan program-program Bali Mandara masih bermasalah di lapangan.

NUSANTARA

Sabtu, 16 Nov 2013 10:07 WIB

Author

Muliartha

Pastika Akui Program Bali Mandara  Bermasalah

Program Bali Mandara, imade mangku pastika, Bermasalah

KBR68H, Denpasar - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui penerapan program-program Bali Mandara masih bermasalah di lapangan. Program-Program Bali Mandara di antaranya Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Bedah Rumah, Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) dan Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu). Menurut Pastika, salah satu hambatan itu karena adanya banyak kepentingan dari berbagai pihak di tingkat pelaksanaan di lapangan. Seperti pemberian program Simantri yang tidak tepat sasaran dan alokasi dana bedah rumah yang tidak 100 persen diterima oleh masyarakat miskin. Pastika berharap DPRD Bali dapat meningkatkan pengawasan terhadap penerapan program tersebut. (Baca: IMB Ganjal Pembangunan Rumah Sakit Internasional)

“tentu saja banyak hal yang tidak semestinya, oleh karena itu kami mohon justru bantuan dari bapak-bapak dan ibu untuk , dalam fungsi pengawasan ini , betul-betul membantu kami mengawasi , karena seringkali ada kepentingan-kepentingan di lapangan dan ini yang saya harapkan, mari kita lepaskan kepentingan-kepentingan yang lain, selain kepentingan kesejahteraan rakyat” kata Made Mangku Pastika

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik usul adanya pengawas independen dalam program Bali Mandara. Tapi Pastika pesismis hal itu bisa dilakukan lantaran perlu ada dana tambahan untuk membiayai pengawas independent tersebut.

Editor; Nanda Hidayat


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia