Hampir Seperlima Pemilih di Papua Tanpa NIK

Hampir seperlima dari 3,2 juta pemilih di Papua yakni 600 ribu pemilih tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK).

NUSANTARA

Rabu, 06 Nov 2013 16:06 WIB

Author

Radio Swara Nusa Bahagia

Hampir Seperlima Pemilih di Papua Tanpa NIK

Pemilih, Papua, NIK

KBR68H, Jayapura- Hampir seperlima dari 3,2 juta pemilih di Papua yakni 600 ribu pemilih tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK).

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan, 600-an ribu pemilih itu bukan pemilih atau penduduk fiktif dalam pemilu 2014 mendatang. Pihaknya juga yakin, pemda setempat bakal memberikan NIK dan NKK dalam waktu cepat.

“Yang NIK-nya itu sudah ada dukungan dari  catatan sipil masing-masing kabupaten/kota yang menyatakan bahwa mereka bukan penduduk atau pemilih fiktif. Mereka adalah penduduk, tapi mereka belum memiliki NIK dan NKK. Ya sekarang itu tanggung-jawab pemerintah kabupaten/kota,” ujar Adam Arisoi di Jayapura, Rabu (6/11).

Ia pun yakin, kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat bisa segera menuntaskan masalah ini.

“Jadi pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri. Kalau satu minggu, saya yakin pasti bisa, karena itu bukan pemerintah daerah saja, didukung oleh kementerian,” tambah Adam.

Sementara itu KPU Papua telah menetapkan lebih dari 3,2 juta pemilih untuk Pemilu 2014. Jumlah DPT tersebut naik sekitar 500-an pemilih atau 15 persen dari 2,7 juta pemilih, saat pilkada gubernur pada Januari lalu. KPU setempat juga menetapkan 9370 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar lebih di empat ribuan kampung. (Katharina Lita)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8