Bagikan:

Erasmus Belajar Racik Bom dari Internet

KBR68H, Surakarta - Perakit bahan kimia pembuat bom di Surakarta mengaku belajar merakit bahan peledak dari media internet. Bahan kimia mereka peroleh dari toko bahan kimia di Loji Wetan, Pasar Kliwon dan toko pertanian Jaten, Karanganyar

NUSANTARA

Kamis, 07 Nov 2013 23:37 WIB

Erasmus Belajar Racik Bom dari Internet

Erasmus Belajar Racik Bom dari Internet

KBR68H, Surakarta - Perakit bahan kimia pembuat bom di Surakarta mengaku belajar merakit bahan peledak dari media internet. Bahan kimia mereka peroleh dari toko bahan kimia di Loji Wetan, Pasar Kliwon dan toko pertanian Jaten, Karanganyar. Mereka akan menggunakan bom itu untuk merampok bekas tempat kerja yang terletak di daerah Makam Haji, Kartasura, The Tong Ji. Salah satu pelaku, Erasmus Ardian Jati Nugroho (29) mengaku sakit hati terhadap pemilik The Tong Ji. 


"Itu saya mau bikin bom asap. (Belajar dari mana?) Saya belajar merakit bom dari internet. Semua bahan kimianya saya beli. (Tujuannya untuk apa?) Ya tujuannya untuk merampok,” kata Erasmus.

Saat ini, kedua pelaku masih meringkuk di tahanan Polresta Surakarta. Polisi masih mendalami kasus ini dan menelusuri keterkaitan dengan jaringan terorisme.


Sebelumnya, Polresta Surakarta menangkap 2 orang pelaku perakit bom di Taman Kota Banjarsari, Surakarta. Kapolresta Surakarta, Iriansyah mengatakan, keduanya ditangkap saat sedang meramu berbagai bahan kimia yang diduga kuat untuk membuat bom rakitan. Berbagai barang bukti yang disita dari pelaku tersebut antara lain pupuk urea, arang, korek api, cairan alkohol, sumbu, gotri, kardus berbentuk pipa, panci berisi campuran serbuk berbagai bahan kimia. Polisi juga menyita sebuah senjata laras pendek dan ratusan peluru.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Subsidi dan Tata Kelola Pupuk Indonesia

Most Popular / Trending