covid-19

Bongkar Warung Remang-Remang, Kawasan Hijau Difungsikan

Rencana Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadikan warung remang-remang menjadi kawasan hijau, tampaknya berjalan mulus. Beberapa hari terakhir ini, warung mirip rumah bordir di sepanjang Jalan Raya Banyglugur sudah dibongkar.

NUSANTARA

Kamis, 07 Nov 2013 14:52 WIB

Author

Bhasa FM

Bongkar Warung Remang-Remang, Kawasan Hijau Difungsikan

Bongkar Warung Remang-Remang, Kawasan Hijau, Sidoarjo

KR68H, Situbondo - Rencana Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadikan warung remang-remang menjadi kawasan hijau, tampaknya berjalan mulus. Beberapa hari terakhir ini, warung mirip rumah bordir di sepanjang Jalan Raya Banyglugur sudah dibongkar.

Hingga Rabu kemarin (6/11) sudah ada 39 warung remang-remang yang dibongkar, dari jumlah total 41 warung. Dengan demikian hanya tersisa dua warung yang masih belum dibongkar.

Menurut Kepala Satpol PP Pemkab Situbondo, Agung Wintoro, pembongkaran warung remang-remang tersebut, dilakukan sendiri oleh pemiliknya. Mereka melakukan pembongkaran setelah mendapatkan uang tali asih sebesar Rp 5 juta.

Agung menambahkan, pihaknya memberi batas waktu  akhir pembongkaran warung hingga hari ini. Jika ternyata masih ada warung belum dibongkar, maka pihaknya akan melakukan pembongkaran paksa.

Menurut  Agung, sejauh ini pihaknya telah mengawasi proses pembongkaran warung. Proses pengkongkaran warung itu memang terkendala kurangnya tenaga. Setelah pembongkaran rampung dilakukan, kawasan warung remang-remang terpanjang di Jawa Timur itu akan beralih menjadi kawasan hijau.

Sebanyak 41 warung remang-remang itu, sekitar 95 persen dikelola pendatang dari luar kota. Dengan pembongkaran ini, para pengelola warung remang-remang harus segera pulang kampung.

Bahkan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto tidak mengizinkan ada warung baru berdiri di sepanjang Pantura. Oleh karena itu, Bupati mengaku telah memerintahkan para camat agar mendata warung yang sudah ada. Hal ini dilakukan untuk mengantisipai para pemilik warung  yang telah digusur akan berpindah ke tempat lain. (Zaini Zain)

Sumber: Bhasa FM
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ramai Cukai Rokok Mau Naik, Apa Kata Pakar dan DPR?