Anggota TNI dan Supir Ditembak di Papua

Seorang anggota TNI ditembak orang tak dikenal di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (28/11) pagi. Korban penembakan, Wandi Ahmad adalah tentara yang bertugas di Komando Rayon Militer Ilu, Puncak Jaya.

NUSANTARA

Kamis, 28 Nov 2013 20:48 WIB

Author

Radio Swara Nusa Bahagia

Anggota TNI dan Supir Ditembak di Papua

Anggota TNI, Supir, Ditembak, Papua

KBR68H, Jayapura – Seorang anggota TNI ditembak orang tak dikenal di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (28/11) pagi. Korban penembakan, Wandi Ahmad adalah tentara yang bertugas di Komando Rayon Militer Ilu, Puncak Jaya.

Juru Bicara Kodam Cenderawasih, Lismer Lumban Siantar menjelaskan Wandi ditembak dari jarak dekat dan mengenai pipi sebelah kiri, lalu tembus ke bawah mata kiri. Korban sudah dievakuasi ke Jayapura dan mendapat perawatan di rumah sakit Marthen Indey.

“Kejadian bermula ketika korban Sertu Wandi ini beserta dua temannya sebagai Babinsa melaksanakan tugasnya sebagai Babinsa. Kan wilayahnya tadi pasar itu di dekat pasar itu tiba tiba ditembak orang tak dikenal,” ungkap Lismer di Jayapura.

Lismer Siantar belum mengetahui motif penembakan itu. Kepolisian Puncak Jaya tengah menyelidikinya.

Sopir Tewas Ditembak

Sementara, sore tadi  Seorang sopir lajuran bernama David (39) tewas ditembak sekelompok orang tak dikenal di kampung Kanggime Distrik Ilu Puncak Jaya. Korban tewas dengan luka tembak di bagian dada, dan kedua kaki nyaris putus.

Menurut Lismer, penembakan terjadi setelah lima jam sebelumnya juga terjadi penembakan terhadap anggota Koramil Ilu, Wandi Ahmad. Namun kata Lismer, belum diketahui apakah pelaku adalah kelompok yang sama yang melakukan penembakan terhadap Wandi Ahmad.

“Pukul 15.00 saudara David dan Riko dengan menggunakan dua strada mobil akan ke Distrik Mulia mengantar barang yang tertinggal di ilu. Pukul 15.30 di kampung Kanggime, kedua mobil tersebut dihadang sekelompok OTK. Selanjutnya, saudara David turun dari mobil langsung ditembak kemudian dibakar beserta mobil strada,” ujar Lismer.

Lismer menjelaskan, pada saat kejadian seorang rekan korban yang juga sopir bernama Riko melihat kejadian tersebut. Lalu memutar balik mobil kembali ke Ilu dan melaporkan peristiwa ini ke pos polisi dan Koramil setempat. Satu jam kemudian, lanjut Lismer, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ilu.

Diakui Lismer, hingga pasca evakuasi belum dilakukan olah tempat kejadian perkara. Menurutnya, berdasarkan situasi keamanan dan cuaca kabut apalagi sudah hampir gelap, sehingga diputuskan olah di lokasi penembakan akan dilaksanakan besok. Lebih jauh katanya, jenazah korban saat ini disemayamkan di Puskesmas Ilu. Rencananya besok jenazah korban akan diterbangkan ke Jayapura.

Sejak 2004 hingga kini kasus penembakan di wilayah Puncak Jaya terus terjadi. Setidaknya puluhan orang tewas baik dari masyarakat sipil maupun aparat keamanan. (Andi Iriani)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme