Anak Jalanan di Surakarta Dilatih Bermain Musik Keroncong

KBR68H, Surakarta - Pemkot Surakarta mendampingi dan memfasilitasi anak jalanan dengan bermusik di berbagai tempat usaha.

NUSANTARA

Senin, 11 Nov 2013 11:43 WIB

Author

Yudha Satriawan

Anak Jalanan di Surakarta Dilatih Bermain Musik Keroncong

anak jalanan, surakarta, musik keroncong

KBR68H, Surakarta - Pemkot Surakarta mendampingi dan memfasilitasi anak jalanan dengan bermusik di berbagai tempat usaha. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi pemkot Surakarta, Rakhmat Sutomo mengatakan pendampingan dan pemberian fasilitas alat musik tersebut agar mereka bisa tampil di tempat wisata, restoran, pusat perbelanjaan, hotel, dan ruang publik lainnya di kota Surakarta dan tidak kembali hidup di jalanan. Menurut Rakhmat, pemkot melatih para anak jalanan tersebut musik keroncong.

“Kita ada 20 anak jalanan, kemudian kita latih musik keroncong..setiap kelompo ada 5 orang, kemudian kita beri alat-alat musiknya..harapannya para pengusaha di Solo menyediakan tempat bagi mereka untuk tampil, biar mereka tidak lagi ngamen di jalanan..kita tidak berharap mereka ngamen seperti di jalanan, setiap ada orang lg makan didekati trus menyanyi..jangan, bukan seperti itu, nanti dia ngamen di satu tempat saja, di situ dia pentas atau tampil, bagi yang peduli silakan masukkan ke kotak yang ada di depan mereka yang lg ngamen. Saya tidak akan menunjuk ke mana-mana, saya membuka kesadaran pengusaha untuk memberi peluang itu pada anak jalanan..pemkot juga akan memberi peluang anak jalanan tersebut di event-event pemkot..misalnya di balaikota ini ada acara pemkot,, ya tampilkan anak-anak jalanan yang sudah dilatih itu..misal di rumah dinas walikota atau wakil walikota ada acara dinner menyambut tamu, ya tampillah mereka di situ,”kata Rakhmat.

Lebih lanjut Rakhmat mengungkapkan pemkot Surakarta sedang merencanakan program untuk anak jalanan selain musik diantaranya menjahit, bengkel, las, dan sebagainya. Pemkot Surakarta terus menggenjot berbagai program untuk anak jalanan karena kota Surakarta saat ini menyandang menuju kota layak anak.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Koalisi Gemuk Pemerintah Dinilai Ancam Demokrasi