Bagikan:

Bencana Longsor Tewaskan 1 Warga di Banjarnegara

"Ada korban jiwanya ada tiga, satu meninggal dunia. Dua lainnya luka-luka. "

NUSANTARA

Kamis, 20 Okt 2022 14:02 WIB

bencana longsor

Satu Warga tewas, longsor di Sawangan, Banjarnegara, Jateng, Kamis (20/10/22). (SRU RAPI Banjarnegara)

KBR, Cilacap– Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka akibat bencana longsor di Dusun Guruh RT 02 RW 3, Desa Sawangan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu malam (19/10/2022). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logsitik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, longsor menimpa dua rumah. Satu rata dengan tanah, satu lainnya rusak sedang.

Dia menjelaskan, dalam peristiwa itu, tiga korban berusaha menghindari longsor, namun salah satunya terlambat sehingga tertimpa atap rumah dan material longsor. Sementara, dua lainnya selamat meski menderita luka-luka.

“Jadi dampaknya itu, satu rumah rata dengan tanah, satu rumah rusak ringan, sedang itu ya, karena harus dibobol juga. Kemudian ada korban jiwanya ada tiga, satu meninggal dunia. Dua lainnya luka-luka. Jadi, ya itu kronologisnya. Sebenarnya, itu sudah kejadian dua tiga tahun lalu. Kita sudah melakukan imbauan kepada masyarakat (untuk mengungsi-red),” kata Andri Sulistyo, Kamis (20/10/2022).

Baca juga:

Korban meninggal bernama Mistem (55 th). Korban tertimbun material longsor sehingga baru bisa dievakuasi lima jam setelah kejadian atau pada Kamis dinihari (20/10/2022). 

Sementara, dua korban luka yakni, Trimo Budi Utomo (65 th) dan Samini (75 th). Dua korban luka dirawat di Puskesmas Punggelan dan kini salah satunya dirujuk ke RSUD Banjarnegara.

Andri Sulistyo menjelaskan, longsor di Dusun Guruh sebenarnya sudah sempat terjadi pada 2019 lalu. 

BPBD juga telah menganjurkan agar warga mengungsi saat terjadi hujan lebat. Pasalnya, permukiman tersebut sangat rawan longsor karena kontur tanah miring dan di bawahnya terdapat aliran air. 

Selain dua rumah yang terkena longsor, tiga rumah lain di titik yang sama juga sangat terancam. Karena itu, BPBD tengah mengkaji kemungkinan relokasi rumah warga di lokasi yang sama.


Editor: Rony Sitanggang


Catatan: Redaksi pada pukul 15:06 WIB melakukan ralat terkait kesalahan penulisan judul. Kami mohon maaf, terima kasih.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Ekonomi Indonesia di Tengah Bayang-Bayang Ketidakpastian Global

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Komunitas Biboki Lestarikan Tenun Ikat Tradisional

Most Popular / Trending