Bagikan:

17 Kecamatan Rawan Banjir, Banyuwangi Siaga Bencana

“Memasuki musim penghujan ini kita sudah berbicara kepada beberapa kepala desa yang memiliki destana yaitu desa Tangguh bencana. "

NUSANTARA

Kamis, 06 Okt 2022 16:03 WIB

banjir

Ilustrasi: Bencana banjir di Tukang Kayu, Banyuwangi, Jatim, Senin (9/3/20). (Antara/Budi Candra)

KBR, Banyuwangi– Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Jawa Timur memetakan terdapat 17 Kecamatan di daerahnya rawan dilanda bencana banjir. Belasan Kecamatan tersebut dibagi menjadi dua tingkat kerawanan yaitu tingkat kerawanan banjir tinggi dan sedang. 

Sekretaris BPBD Banyuwangi Mujito mengatakan,  wilayah dengan tingkat kerawanan bencanan banjir tinggi terdapat di 10 kecamatan, meliputi Kecamatan Banyuwangi Kota, Kabat, Kalibaru, Kalipuro, Licin, Muncar, Pesanggaran, Rogojampi, Siliragung dan Wongsorejo.

Kata Mujito, masuk katagori tingkat kerawanan tinggi karena bencana banjir terjadi berulang-ulang di kecamatan tersebut. Ia mencontohkan seperti yang terjadi di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran yang sering terjadi banjir akibat luapan Sungai Karang. Sehingga diperlukan adanya normalisasi sungai.

“Memasuki musim penghujan ini kita sudah berbicara kepada beberapa kepala desa yang memiliki destana yaitu desa Tangguh bencana. Di sana ada relawan yang sudah dilatih terkait dengan kebencanaan yang tergabung dalam destana itu. Desa-desa sudah kami imbau untuk waspada dan menyediakan anggaran  di dalam APBDesanya untuk menganggarkan terkait dengan kebencanaan,” ujar Mujito,  Kamis (6/10/2022)

Baca juga: 

Sekretaris BPBD Banyuwangi Mujito menambahkan, untuk mengantisipasi bencana banjir telah menyiagakan 24 jam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD. Ketika banjir melanda, TRC dibantu relawan, langsung melakukan penanganan.

Selain rawan banjir 5 kecamatan juga masuk katagori rawan longsor, di antaranya Kecamatan Licin, Kalibaru, Glenmore, Glagah, dan Kecamatan Kalipuro.

BPBD Banyuwangi juga mengimbau agar masyarakat waspada terutama di wilayah rawan bencana banjir.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Mendorong Vaksinasi Booster untuk Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Most Popular / Trending