Enggan Ikut Tes Covid, KPUD Rembang Kesulitan Rekrut 4000 Petugas Pilkada

"Nanti formula pelaksanaan rapid test dilakukan di setiap kecamatan. Tujuannya untuk deteksi awal,“

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 14 Okt 2020 06:18 WIB

Author

Musyafa

Enggan Ikut Tes Covid, KPUD Rembang Kesulitan Rekrut 4000 Petugas Pilkada

Ketua KPU Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi

KBR, Rembang-  Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang terganggu, gara-gara sampai penutupan pendaftaran, Selasa (13 Oktober 2020), masih kekurangan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). KPPS merupakan ujung tombak Pilkada, karena mereka bertugas di TPS pada hari pencoblosan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi ketika rapat koordinasi di ruang rapat Bupati,  mengatakan jumlah TPS sebanyak 1.365 titik, membutuhkan 9.555 orang petugas KPPS. Namun per Minggu kemarin, baru sekira separuh yang mendaftar, sedangkan separuhnya lagi belum. Maka harus diadakan perpanjangan pendaftaran KPPS.

“Mudah-mudahan setelah nanti diperpanjang, bisa terpenuhi,“ kata Iqbal, Selasa (13/10).

Iqbal memberikan alasan dinamika di lapangan, kenapa masyarakat kurang tertarik mendaftar KPPS Pilkada. Rata-rata mereka enggan menjalani rapid test Covid-19, sebagai salah satu syarat KPPS.

Nantinya rapid test akan diadakan bersama dengan petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Totalnya mencapai 14 ribuan orang, akan dirapid test di setiap kecamatan.

“Sulit orang yang mau dirapid test. Nanti formula pelaksanaan rapid test dilakukan di setiap kecamatan. Tujuannya untuk deteksi awal,“ terangnya.

Selain masalah rapid test, warga cenderung memilih menjadi pengawas TPS, karena beban dan tanggung jawabnya lebih ringan, ketimbang KPPS.

KPU Kabupaten Rembang akhirnya memutuskan untuk memperpanjang pendaftaran KPPS antara tanggal 14 – 18 Oktober 2020.

Syarat-syarat KPPS diantaranya usia minimal 20 tahun per 08 November 2020, dan paling tinggi 50 tahun pada 23 Desember 2020. Kemudian tidak menjadi anggota partai politik dinyatakan dengan surat pernyataan sah atau paling singkat 5 tahun tidak lagi menjadi anggota Parpol dibuktikan surat keterangan dari pengurus Parpol.

Selain itu, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, pendidikan paling rendah SMA sederajat dan belum pernah menjabat 2 kali periode dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan  3M, yakni;  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi