Share This

Polisi Tangkap Ratusan Pelaku Pencurian Pascabencana Sulawesi Tengah

Kepolisian Palu menangkap 20 pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan penjarahan pascgempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

BERITA , NUSANTARA

Kamis, 11 Okt 2018 23:31 WIB

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

KBR, Palu - Kepolisian Palu menangkap 20 pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan penjarahan pascgempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Penindakan merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, sehingga total tersangka berjumlah 121 orang. Modus para pelaku sebagian besar memanfaatkan bencana gempa dan tsunami yang pada 28 September lalu melanda beberapa daerah di provinsi itu

Dalam penindakan terbaru, Polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya dua unit mesin ATM yang diamankan di Polres Palu. Selain itu juga ada alat-alat bangunan dari sejumlah toko di Kecamatan Palu Utara dan, hasil perkebunan seperti cengkeh dan cokelat.

Menurut Juru Bicara Polda Sulteng, Heri Murwono, para pelaku memanfaatkan kondisi bencana untuk kepentingan pribadi. 

"Di mana dari hari Minggu kemarin itu ada 15 pelaku penjarahan yang ditangkap, ditambah lima pembobol ATM jadi secara keseluruhan dari beberapa hari sebelum ada 121 tersangka yang diamankan," jelas Heri Murwono di Palu, Kamis (11/10/2018).

Heri Murwono menambahkan, hasil jarahan yang didapat dari wilayah bencana seperti Kota Palu, Donggala dan Sigi sedianya akan dijual dengan harga murah. Itu sebab, para tersangka dijerat Pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.