Share This

Banjir Meluas, 13 Kabupaten/Kota di Aceh Tergenang

"Tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir membuat banjir meluas dan menggenangi permukiman rumah penduduk"

BERITA , NUSANTARA , NUSANTARA

Kamis, 11 Okt 2018 14:42 WIB

Banjir Meluas, 13 Kabupaten/Kota di Aceh Tergenang

bencana alam banjir yang menerjang Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Kamis (11/10). Foto : BPBA

KBR, Aceh– Bencana alam banjir yang melanda wilayah Provinsi Aceh, terus meluas ke 13 kabupaten/kota. Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Syahril, membenarkan, tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir membuat banjir meluas dan menggenangi permukiman rumah penduduk.

”Kalau ada sungai-sungai besar, habis itu berdampingan dengan kabupaten tetangga lokasinya berada di dataran tinggi itu kayaknya gak hujan di tempat mereka, ada hujan lebat di wilayah tinggi tetap imbasnya ke daerah pesisirnya. Karena muara sungainya sudah ke pesisir, seperti di Aceh Selatan, Singkil, Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya, Aceh Barat, hingga Aceh Jaya,” kata Syahril kepada KBR, Kamis (11/10/2018).   

Ia melanjutkan, Pemprov Aceh juga telah mengirimkan bantuan  di lokasi yang mengalami banjir paling parah  di Kabupaten Aceh Barat Daya.

”Dari total 23 kabupaten di Aceh, 13 kabupaten di antaranya telah terendam banjir. Jika seluruh kabupaten tergenang banjir, bisa kewalahan sekali, mengingat curah hujan masih begitu tinggi,” lanjutnya.  

Sebelumnya, BPBA menyatakan 9 kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara mengalami banjir.

Baca: Sembilan Kabupaten di Aceh Terendam Banjir

Kini, giliran Lhoksumawe, Bireun, Aceh Jaya dan Kota Langsa yang terkena dampak banjir.

”Pengungsi juga terliat meski kadang hanya bermalam satu atau dua hari. Begitu air surut, mereka kembali ke rumah masing-masing. Gerah juga berlama-lama di pengungsian,” pungkas Syahril.

Editor: Kurniati 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.