Hampir Dua Tahun, Pemkot Manado Baru Kucurkan Bantuan Korban Banjir Bandang

Walikota Manado Vicky Lumentut menjelaskan bantuan yang akan di berikan terbagi dalam beberapa kategori yaitu untuk kerusakan besar akan diberikan Rp40 juta, rusak sedang sebesar Rp20 Juta dan rusak.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 13 Okt 2015 12:42 WIB

Hampir Dua Tahun, Pemkot Manado Baru Kucurkan Bantuan Korban Banjir Bandang

Bangunan rusak akibat banjir bandang di Manado, 15 Januari 2014. (Foto: balitbang.kominfo.go.id)

KBR, Manado - Setelah lama ditunggu masyarakat korban bencana banjir bandang Kota Manado pada Januari 2014, tahun ini Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kota Manado akan menyerahkan bantuan kepada ribuan korban banjir bandang baik yang kehilangan rumah, maupun yang akan di relokasi.

Walikota Manado Vicky Lumentut menjelaskan bantuan yang akan di berikan terbagi dalam beberapa kategori yaitu untuk kerusakan besar akan diberikan Rp40 juta, rusak sedang sebesar Rp20 Juta dan rusak ringan Rp10 Juta.

Bantuan juga berupa pembangunan seribu rumah untuk warga yang kehilangan rumah.

"Rp400 miliar lebih, salah satu membangun seribu rumah yang sudah siap tanahnya di Kelurahan Pandu oleh Pemerintah Provinsi. Penggunaan dari dana Rp213 miliar dorang so siap lahannya baru seribu. Kalau dia siap 2054 (unit rumah) sebagaimana data yang ada di BNPBD , maka Rp213 miliar ini akan di pakai pertama untuk (pembangunan) 2054 (unit rumah)," Ujar Walikota Manado, Vecky Lumentut.

Vicky Lumentut mengatakan anggaran Rp400 miliar lebih tersebut termasuk bantuan bagi masyarakat yang akan di relokasi, khususnya warga yang tinggal di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang masuk dalam 15 meter kiri dan  kanan.

Relokasi untuk warga yang tinggal di DAS Tondano, mulai dari jembatan Kairagi sampai di Jembatan Soekarno. Mereka akan dipindahkan ke Kelurahan Pandu.

Untuk tahap pertama ada 1000 unit rumah untuk 1000 keluarga, dari total 2054 unit rumah yang rencananya akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp213 miliar.

Selain untuk membangun rumah baru, dana bantuan Rp 400 miliar lebih itu juga akan digunakan untuk merenovasi bangunan pemerintah seperti sekolah, puskesmas, perkantoran pemerintah dan drainase yang rusak maupun tertutup lumpur.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi