Bagikan:

Bupati Lumajang: Sulit Menutup Tambang Ilegal

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengklaim telah memerintahkan jajarannya untuk menutup seluruh tambang yang ada di sana.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 02 Okt 2015 11:12 WIB

Author

Asrul Dwi

Bupati Lumajang: Sulit Menutup Tambang Ilegal

Rumah Tosan, petani penolak tambang ilegal di Lumajang. Foto: KBR

KBR, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengklaim telah memerintahkan jajarannya untuk menutup seluruh tambang yang ada di sana.

Bupati Lumajang, Asat Malik mengatakan, hal itu dilakukan untuk mendata kembali keberadaan tambang di wilayahnya.

Selain itu, kata dia, penutupan tambang juga untuk mengkaji aturan mengenai tambang agar sesuasi dengan rekomendasi pemerintah provinsi Jawa Timur.

"Sulit. Kita ini di akhir 2014, sudah menyerahkan penambangan legal sebanyak 58 atau 60an tambang ke pemerintah provinsi sesuai perubahan aturan. Tapi, gubernur memberi surat resmi untuk tetap melakukan pengamanan dan pemantauan," kata Bupati Lumajang, Asat Malik pada KBR, Jumat (2/10/2015).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kesulitan menertibkan tambang ilegal yang ada di daerah itu.

Bupati Lumajang, Asat Malik mengatakan, keberadaan tambang ilegal seperti maling yang terus bermunculan. Akibatnya, pendataan terhadap keberadaan tambang-tambang ilegal tidak bisa dilakukan secara akurat.




Editor: Quinawaty Pasaribu 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Mendorong Vaksinasi Booster untuk Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Most Popular / Trending