Musim Panen, Petani Tebu Malang Justru Merugi

Pola tanam berubah, kadar gula tebu turun.

NUSANTARA

Sabtu, 04 Okt 2014 17:16 WIB

Author

Eko Widianto

Musim Panen, Petani Tebu Malang Justru Merugi

tebu, malang, panen

KBR, Jakarta - Petani tebu di Malang Jawa Timur merugi puluhan juta rupiah saat musim panen tahun ini. Ini terjadi karena turunnya kadar gula atau rendemen tebu. Bupati Malang Rendra Kresna menjelaskan rendemen tebu turun akibat pola tanam petani yang tidak dikelola secara intensif. Akibatnya, kualitas tebu yang dipanen menurun dan pabrik gula menurunkan harga beli tebu. 


"Bukan masalah harganya, tetapi rendemen. Jika rendemen tinggi tentu bibit harus bagus, pola tanam dan perawatan harus bagus sesuai yang dianjurkan penyulu,"


Luas lahan pertanian tanaman tebu di Malang mencapai 42 ribu hektar lebih. Separuh tanaman tebu tidak bongkar ratun selama 10 tahun lebih. Sentra tanaman tebu tersebar di Gondanglegi, Pagelaran, Bululawang dan Kepanjen. Para petani enggan mengganti tanaman baru karena membutuhkan biaya besar. Kepemilikan lahan petani tak lebih dari setengah hektar.


Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Jokowi-Tokoh Papua