Kasus Kekerasan di Bukittinggi Harus Diselesaikan Lewat Peradilan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar meminta pelaku kekerasan siswi di Sekolah Dasar Bukittinggi menggunakan sistem peradilan anak.

NUSANTARA

Selasa, 14 Okt 2014 20:03 WIB

Author

Eko Widianto

Kasus Kekerasan di Bukittinggi Harus Diselesaikan Lewat Peradilan Anak

kekerasan anak, pelajar, bukitinggi

KBR, Surabaya - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar meminta pelaku kekerasan siswi di Sekolah Dasar Bukittinggi menggunakan sistem peradilan anak. 


Alasannya, mereka adalah anak-anak yang tetap dilindungi. Mereka harus mendapat keadilan. Kata Linda, sekolah dan wali murid harus memastikan agar kasus serupa tak kembali terulang.


"Kita sangat prihatin. Kita telah berkoordinasi dengan badan PPA setempat dan dinas pendidikan. Kita berharap sekolah menjadi peringatan untuk berhati-hati dan memperhatikan anak di sekolah. Kalau dia pelaku tentu menggunakan sistem peradilan anak," kata Linda Gumelar. 


Kementerian juga tengah mencanangkan sekolah ramah anak. Saat ini tengah disiapkan peraturan menteri untuk menerapkan di sekolah dan lembaga pendidikan. Tujuannya untuk melindungi anak dari unsur kekerasan baik oleh guru maupun seniornya.


Editor: Antonius Eko

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Korea Utara Melarang Kedatangan Turis Mancanegara Demi Melindungi Penduduknya Dari Virus Corona