Asap Pekat, Citilink Tunda Penerbangan ke Jambi

Penerbangan Maskapai Citilink ke Provinsi Jambi kembali ditunda sampai waktu yang tak ditentukan, Jumat (10/10). Ini dikarenakan asap kebakaran hutan Riau yang semakin pekat.

NUSANTARA

Jumat, 10 Okt 2014 14:10 WIB

Asap Pekat, Citilink Tunda Penerbangan ke Jambi

kabut asap, riau, kalimantan

KBR, Banten - Penerbangan Maskapai Citilink ke Provinsi Jambi kembali ditunda sampai waktu yang tak ditentukan, Jumat (10/10). Ini dikarenakan asap kebakaran hutan Riau yang semakin pekat.


Sudah sebulan terakhir Provinsi Jambi menjadi sasaran asap kebakaran Riau. Jarak pandang di sana minim dan berbahaya untuk penerbangan dan transportasi darat.


Menurut informasi Bandara Soekarno-Hatta terminal 1C, jarak pandang Bandara Sultan Taha di Jambi hanya 700 meter. Sementara untuk jarak pandang aman 1000 sampai 2000 meter.


Jarak pandang kabut asap di Jambi terus turun. Satu jam lalu jarak pandang di kisaran 800 meter. Informasi penundaan penerbangan ini sudah di lakukan 2 kali sejak Pukul 11.00 WIB.


Semestinya pesawat bernomor penerbangan QG9541 itu berangkat pukul 11.00 WIB siang tadi.


"Kami mohon maaf pesawat Citilink ke Jambi akan ditunda penerbangannya sampai waktu yang tak ditentukan," begitu informasi berbunyi lewat pengeras suara.


Sementara Indah, salah satu warga di Jambi mengatakan asap kebakaran hutan Riau sudah masuk ke gedung-gedung perkantoran. Saat dihubungi KBR, dia mengatakan hari ini dampak kebakaran termasuk yang terparah. Biasanya kabut asap hanya ada di pagi hari.


"Asap sudah masuk ke kantor. Nggak bisa ke mana-mana," jelas Indah.


Sampai saat ini belum ada informasi maskapai mana saja yang menunda penerbangannya ke kawasan Sumatera, terutama Jambi. khusus Citilink, pesawatnya sejak sebulan lalu sering menunda penerbangan beberapa jam sampai asap di kawasan bandara Sultan Taha mempunyai jarak pandang aman.


Editor: AntoniuS Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7