Bagikan:

Roy Suryo Berharap Pemuda Indonesia Peduli Politik

KBR68H, Yogyakarta- Pemuda sebagai calon seorang pemimpin, memiliki peran yang begitu besar untuk masa depan bangsa Indonesia. Menjadi calon pemimpin, seorang pemuda harus mampu mengaplikasikan ilmunya untuk terjun di dunia politik.

NUSANTARA

Kamis, 24 Okt 2013 18:17 WIB

Roy Suryo Berharap Pemuda Indonesia Peduli Politik

roy suryo, pemuda, politik

KBR68H, Yogyakarta- Pemuda sebagai calon seorang pemimpin, memiliki peran yang begitu besar untuk masa depan bangsa Indonesia. Menjadi calon pemimpin, seorang pemuda harus mampu mengaplikasikan ilmunya untuk terjun di dunia politik. Dengan demikian usaha-usaha untuk memberdayakan pemuda merupakan langkah yang tepat guna mempersiapkan kesiapan pemuda agar lebih matang untuk regenerasi kepemimpinan Indonesia pada masa depan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (MENPORA) Roy Suryo, dalam Pekan Pemuda Nasional dan Musyawarah Nasional Forum Lembaga Legislatif mahasiswa Indonesia, yang diadakan di auditorium Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Kamis (24/10), yang dihadiri yang dihadiri pula oleh Perwakilan Partai Politik dan Perwakilan Mahasiswa se Indonesia.

“Ada tiga tipe yang dimiliki anak muda, pertama seorang pemuda yang peduli terhadap politik tetapi tidak bekemampuan, kedua pemuda memiliki kemampuan tetapi tidak peduli terhadap politik, dan ketiga pemuda memiliki kemampuan dan peduli terhadap politik. Dan diharapkan pemuda Indonesia menjadi tipe pemuda yang mampu dan peduli terhadap politik di Indonesia khususnya”,ujar Roy suryo.

Roy Suryo menambakan, untuk menjadikan pemuda yang mampu dan peduli terhadap politik di Indonesia ada beberapa jalan, pertama mahasiswa harus mengikuti dan masuk pada organisasi kepemudaan karena ini sebagai wujud pembelajaran untuk menuju ke jenjang lebih tinggi. Selanjutnya ke jenjang yang serius yaitu menjadi seorang profesional yang harus ditempuh melalui pendidikan yang tinggi, dan yang terakhir seorang pemuda mau mengikuti pembelajaran akademik mengenai kepemimpinan, salah satunya melalui partai politik.

“Negara Indonesia juga mendorong pemuda untuk maju dan berkembang dengan memberlakukan Undang-Undang Kepemudaan, dimana Indonesia mendukung organisasi kepemudaan dengan usia anggota 16-30 tahun, tetapi jangan kawatir untuk yang sudah berumur 30 tahun dapat masuk ke organisasi massa sebagai wujud mendewasakan dan mengubah diri”, ujarnya.

Dengan demikian sebagai seorang Pemuda, mahasiswa pun tidak boleh apatis dengan masalah politik apalagi pada tahun 2013 merupakan tahun politik di Indonesia, dan beberapa bulan kedepan akan dihadapkan dengan pemilu.

Sumber: Radio Unisi FM

Editor: Suryawijayant

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua