Bagikan:

Pemukiman Baru Pengungsi Rokatenda Dibangun Pekan Depan

Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, baru akan membangun rumah bagi seribuan pengungsi gunung Rokatenda, pekan depan. Bupati Sikka, Yos Ansar Rera mengatakan, pemda telah menyiapkan dua daerah relokasi, yakni di Waewuli dan Pulau Besar.

NUSANTARA

Senin, 07 Okt 2013 10:21 WIB

Author

Silver Sega

Pemukiman Baru Pengungsi Rokatenda Dibangun Pekan Depan

gunung rokatenda, NTT

KBR68H, Kupang - Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, baru akan membangun rumah bagi seribuan pengungsi gunung Rokatenda, pekan depan. Bupati Sikka, Yos Ansar Rera mengatakan, pemda telah menyiapkan dua daerah relokasi, yakni di Waewuli dan Pulau Besar. 


Di Waewuli, kata Bupati Ansar Rera, akan dimulai pekan depan. Sedangkan di Pulau Besar masih berkoordinasi dengan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan ASDP untuk evakuasi alat berat.


"Minggu depan kita mulai bangun contoh rumah. Karena ini pola pemberdayaan, jadi kita keroyokan bangun satu rumah jadi, kemudian baru diikuti oleh mereka. Itu untuk 250 rumah. Kemudian di Pulau Besar itu kita sekarang ini negosiasi kapal feri di Larantuka untuk muat alat k esana dalam rangka penggusuran. Kemudian kita bangun rumah, start pertama mungkin 100 rumah," ujar Yos Ansar Rera.


Yoseph Ansar Rera mengklaim sampai saat ini tidak ada lagi warga yang kembali ke kampung halaman mereka. Dia mengakui, meski ada pengungsi yang pulang ke Pulau Palue, tetapi hanya untuk melihat kampung halaman mereka. Setelah itu mereka kembali lokasi pengungsian di Maumere. 


Sebelumnya Ribuan warga Pulau Palue dievakuasi ke Maumere dan Ende menyusul meletusnya Gunung Rokatenda di Pulau Palue Agustus lalu.


Editor: Antonius Eko 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih