Bagikan:

Pemkot Surakarta Lelang Pengadaan Raskin

KBR68H, Surakarta- Pemkot Surakarta melakukan lelang pengadaan beras untuk warga miskin atau Raskin.

NUSANTARA

Minggu, 13 Okt 2013 21:41 WIB

Pemkot Surakarta Lelang Pengadaan Raskin

lelang raskin, pemkot surakarta, sepi peminat

KBR68H, Surakarta - Pemkot Surakarta melakukan lelang pengadaan beras untuk warga miskin atau Raskin. Wali Kota Surakarta, Hadi Rudyatmo mengatakan lelang raskin ini untuk memperbaiki kualitas dan sistem pengadaan beras untuk warga miskin. Rudy berharap proses lelang pengadaan beras untuk warga miskin ini tidak menimbulkan masalah di waktu mendatang.

“Raskin ini secara teknis dilakukan lelang. Saya tidak mau pengadaan barang dan jasa pemkot Surakarta ini nantinya menimbulkan masalah. Kalau menurut saya, yang mananya pengadaan beras untuk warga miskin sebaiknya tidak memalui proses lelang. Kan bisa ditunjuk ke Bulog. Tapi yang namanya aturan ya harus dipenuhi. Kan nilai proyek raskin ini lebih dari 200 juta rupiah. Ya dua miliar rupiah lebih sedikit lah. Proses lelang raskin ini kan memang harus dilalui. Selama ini kan beras untuk warga miskin dari pemerintah pusat melalui Bulog kan memang banyak yang dijual lagi karena kualitas beras tidak bagus. Tidak bisa dimakan," ujarnya.

Lebih lanjut Rudy mengungkapkan proses lelang pengadaan beras untuk warga miskin di kota Surakarta dalam tahap lelang kedua setelah pada lelang perdana sepi peminat. Bulog sendiri tidak mengikuti lelang perdana pengadaan beras untuk warga miskin tersebut. Pemkot Surakarta mencatat ada sekitar 17.259 keluarga miskin penerima bantuan beras dari pemerintah kota tersebut.

Nilai pengadaan beras miskin di pemkot Surakarta mencapai 2,1 Milyar rupiah yang tercantum dalam APBD Perubahan Pemkot Surakarta tahun ini. Harga beras dijatah Rp 9000/kg, atau melebihi dari harga raskin pemerintah pusat yang hanya Rp 6000-8000/kg.

Editor: Doddy Rosadi

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending