Dituding Sarat Pelanggaran, Pilkada Mimika Digugat

Tim pemenangan salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Piter Yan Magal - Philipus Wakerkwa hari ini (14/10) memasukan dugaan pelanggaran pelaksanaan pilkada Mimika ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mimika, Papua.

NUSANTARA

Senin, 14 Okt 2013 14:37 WIB

Author

Spedy Paereng

Dituding Sarat Pelanggaran, Pilkada Mimika Digugat

Sarat Pelanggaran, Pilkada Mimika, Papua, Digugat

KBR68H, Timika - Tim pemenangan salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Piter Yan Magal - Philipus Wakerkwa hari ini (14/10) memasukan dugaan pelanggaran pelaksanaan pilkada Mimika ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mimika, Papua.

Ketua Tim Pemenangan Ivodius Yeuyanan mengatakan, tim pemenangan melaporkan sekitar 36 pelanggaran sebelum dan sesudah pelaksanaan pencoblosan. "Kami telah melaporkan hasil temuan kami di lapangan terkait dengan pelanggaran pilkada Mimika kemarin. Ada sekitar 36 pelanggaran, 11 diantaranya temuan pelanggaran pada saat pencoblosan," jelas Ivodius di Timika.

Kata dia, pihak Mawar Papua (sebutan tim pemenangan Piter Yan Magal - Philipus Wakerkwa) sejak awal telah terang-terangan menyampaikan bahwa proses tahapan pilkada yang dijalankan KPU tidak sesuai aturan. Salah satunya adalah soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang naik sangat signifikan.

Belum lagi ada beberapa tahapan yang tidak dilaksanakan KPU Mimika seperti penyampaian visi misi dan debat kandidat. Untuk itu, lanjut Ivodius, Koalisi Mawar Papua dengan tegas menolak hasil Pemilu Kada Mimika.

"Kami Koalisi Mawar Papua dengan tegas menolak semua hasil pilkada Mimika karena dijalankan tidak sesuai dengan aturan. KPU sebagai lembaga penyelenggaran telah melakukan sejumlah pelanggaran yang merusak demokrasi di Mimika," ujarnya.

Ia menambahkan, Koalisi Mawar Papua juga telah melaporkan persoalan dugaan pelanggaran ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan KPU Pusat. Koalisi Mawar Papua menegaskan sangat serius dengan persoalan ini karena cara-cara yang dilakukan oleh KPU Mimika merusak tatanan demokrasi di Mimika.

Koalisi Mawar Papua juga menuding ketua KPU Mimika tidak tranparan dalam melaksanakan tugasnya. Semua persoalan dan tahapan dilakukan tanpa ada koordinasi dengan anggota KPU yang lain. Belum lagi salah satu Komisioner KPU yang telah dipecat dengan tidak hormat, bergabung dengan KPU Mimika dan diberikan mandat untuk manandatangan berkas-berkas sehingga tidak memiliki kekuatan hukum.

Selain Tim Pemenangan Koalisi Mawar Papua, hari ini juga ada sejumlah tim pemenangan dari kandidat lain melakukan hal yang sama terkait dengan pelanggaran pilkada Mimika.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri