Bank Sampah Mataram Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Jepang

KBR68H, Mataram - Bank sampah di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dilirik oleh deputi kebersihan pemerintah Jepang. Mereka berencana meninjau TPS dan mengunjungi para nasabah bank sampah pada awal bulan ini.

NUSANTARA

Selasa, 01 Okt 2013 15:43 WIB

Author

Radio Global FM

Bank Sampah Mataram Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Jepang

bank sampah, mataram, kerjasama, jepang

KBR68H, Mataram - Bank sampah di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dilirik oleh deputi kebersihan pemerintah Jepang. Mereka berencana meninjau TPS dan mengunjungi para nasabah bank sampah pada awal bulan ini. Jepang ingin memberikan contoh-contoh kepada bank sampah dan para nasabah dalam hal pengelolaan sampah dan partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah di negara Jepang.

Direktur bank sampah Suhirman kepada Reporter Global FM Lombok mengatakan,  bank sampah akan bekerja sama dengan deputi kebersihan lingkungan Jepang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah.

Contohnya,  semua lapisan  masyarakat di Jepang aktif dalam mengurangi sampah. Sedangkan di NTB khususnya di kota Mataram masih apatis  terhadap pengelolaan sampah dan hanya mengandalkan pemerintah.

Padahal masalah kebersihan merupakan masalalah bersama yang sudah diatur dalam undang-undang. Suhirman menjelaskan, kedatangan deputi kebersihan Jepang untuk memberikan pendidikan, pengalaman dan pengelolaan sampah tersebut. Bank sampah tersebut merupakan metode yang dilakukan di Jepang beberapa puluh tahun yang lalu untuk melibatkan masyarakat dalam hal kebersihan.

Sumber: Radio Global FM Lombok

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8