34 Ribu Warga Jakarta Positif HIV AIDS

KBR68H, Jakarta - Lebih dari 34 ribu warga Jakarta dinyatakan terjangkit virus HIV/AIDS.

NUSANTARA

Selasa, 22 Okt 2013 14:38 WIB

Author

Abu Pane

34 Ribu Warga Jakarta Positif HIV AIDS

hiv aids, warga jakarta, seks bebas

KBR68H, Jakarta - Lebih dari 34 ribu warga Jakarta dinyatakan terjangkit virus HIV/AIDS. Sekretaris Komisi  Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Jakarta Rohana Manggala mengatakan, enam ribu di antaranya positif terkena AIDS dan lebih dari 24 ribu sisanya terkena HIV. Kebanyakan dari pengidap tersebut merupakan warga yang berusia 15 hingga 44 tahun. Mereka diduga terkena HIV/AIDS karena melakukan seks bebas.

"Dari 15 sampai 44 tahun, sekarang banyak, 85 persen (pengidapnya). Walau pun kata orang kok nambah? Tapi sebenarnya diprediksi 85 ribu warga Jakarta bakal kena inveksi. Nah itu kita bersyukur bahwa kita menahan dengan perilaku. Mengintervensi perkembangan virusnya dengan perilaku dan pengobatan," ujar Rohana di Jakarta, Selasa (22/10).

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Jakarta Rohana Manggala menambahkan, pihaknya akan berusaha mengurangi pengidap AIDS dengan cara mengobati pengidap HIV. Kata dia HIV merupakan virus yang menjadi cikal bakal AIDS.

Sementara itu untuk mengenal penyebaran virus HIV/AIDS, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melakukan konseling dan tes virus HIV AIDS secara sukarela hari ini. Ahok juga meminta jajarannya di Pemprov DKI untuk mengikuti test tersebut.
 
Kata dia,  dengan mengetahui indikasi lebih awal, maka dapat segera dilakukan pengobatan dan mencegah kematian. Virus ini cukup berbahaya sehingga apabila seseorang yang terjangkit HIV dan tidak terobati dalam jangka waktu yang lama, virus itu bisa berubah menjadi penyakit AIDS mematikan.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8