covid-19

Nakes yang Hilang di Pegunungan Bintang Ditemukan Wafat, Satu Masih Dicari

Satu nakes lagi bernama Geral Sukoi hingga kini masih dalam pencarian.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 17 Sep 2021 14:34 WIB

Tim gabungan temukan tenaga kesehatan yang hilang di Distrik Kiwirok.

Ilustrasi aparat bersiaga pasca-pembakaran di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua. Foto: ANTARA

KBR, Jayapura- Aparat gabungan menemukan dua tenaga kesehatan (nakes) yang hilang di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Rabu, 15 September 2021.

Satu di antaranya, yakni Gabriela Meilan ditemukan meninggal, seorang lain bernama Kristina Sampe Tonapa dalam keadaan hidup.

Dua nakes di Distrik Kiwirok itu hilang saat menyelamatkan diri bersama sejumlah rekannya ketika kelompok bersenjata membakar gedung puskesmas, kantor Bank Papua, dan bangunan sekolah dasar di sana, Senin (13/9/2021).

Beberapa nakes lain ditemukan tidak lama setelah kejadian. Akan tetapi dua nakes itu ditemukan beberapa hari setelahnya.

Juru bicara Polda Papua, Ahmad Mustora Kamal mengatakan aparat gabungan TNI-Polri menemukan kedua nakes di dalam jurang dengan kedalaman 30 meter.

"Anggota TNI-Polri yang melakukan pencarian di lokasi mendapatkan korban berada di semak belukar dalam jurang. Kedua korban sudah dapat kita evakuasi," kata Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Fasilitas Publik dan Rumah Warga di Pegunungan Bintang Dibakar, Pelakunya?

Satu Nakes dalam Pencarian

Satu nakes bernama Geral Sukoi hingga kini masih dalam pencarian. Diduga ia telah menyelamatkan diri, namun belum diketahui keberadaannya.

"Pascaterjadinya kontak tembak dan pembakaran di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari Senin yang lalu, beberapa tim medis telah kita temukan," imbuhnya.

Ahmad Mustofa Kamal mengatakan nakes yang selamat dan korban meninggal rencananya dievakuasi ke Jayapura menggunakan helikopter milik TNI, Jumat (17/9/2021).

Diduga Dianiaya Kelompok Bersenjata

Sementara itu, Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI lzak Pangemanan mengatakan kedua korban melompat ke arah jurang untuk menyelamatkan diri saat kejadian. Akan tetapi keduanya tersangkut di pohon.

Kelompok bersenjata kemudian melihat korban dan menganiaya mereka. Setelah mengira korban telah meninggal, mereka menendang korban ke jurang.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung