covid-19

Fasilitas Publik dan Rumah Warga di Pegunungan Bintang Dibakar, Pelakunya?

Bangunan yang dibakar, yakni kantor Bank Papua Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, Pasar Kiwirok, SD Inpres Kiwirok, dan beberapa rumah warga.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 14 Sep 2021 21:44 WIB

Fasilitas publik dan rumah warga di Pegunungan Bintang Papua dibakar.

Ilustrasi fasilitas publik dibakar. Foto: ANTARA

KBR, Jayapura- Kelompok bersenjata diduga membakar fasilitas publik dan beberapa rumah warga di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Papua, Senin (13/9/2021).

Juru bicara Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal mengatakan bangunan yang dibakar, yakni kantor Bank Papua Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, Pasar Kiwirok, SD Inpres Kiwirok, dan beberapa rumah warga.

Diduga pelaku pembakaran adalah kelompok bersenjata pimpinan Lamek Taplo yang bermarkas Gunung Delpem, Distrik Kiwirok.

"Kelompok Kriminal Bersenjata, mereka melakukan pembakaran terhadap fasilitas umum, puskesmas dan kantor perbankan. Rekan rekan kami masih melakukan upaya upaya pengejaran, sekaligus untuk mengungkap siapa yang melakukan sesungguhnya ini," kata Ahmad Mustofa Kamal, Selasa (14/9/2021).

Baca juga:

Juru bicara Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal mengatakan sebelum pembakaran terjadi, prajurit TNI yang ada di Pos Pamtas Yonif 403/WP melihat sembilan orang dari jarak sekitar 300 meter.

Sejumlah orang tersebut diduga kelompok bersenjata. Sebab mereka terlihat membawa tiga pucuk senjata laras panjang. Selain itu, gelagat mereka mencurigakan.

Kata dia, satu regu Satgas Pamtas kemudian mengejar kelompok tersebut, dan terjadi kontak tembak.

Setelah itu terdengar beberapa kali tembakan dari arah bawah kantor Koramil Kiwirok dan Polsek Kiwirok. Personel TNI-Polri merespons dan terjadi baku tembak.

Tak berselang lama, terjadi pembakaran kantor kas Bank Papua Kiwirok, Pasar Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, SD Inpres Kiwirok dan beberapa rumah warga.

Penyerangan dan pembakaran diduga sebagai aksi pembalasan atas penangkapan pelaku penyelundupan lima pucuk senjata dan amunisi milik kelompok bersenjata dari Papua Nugini ke Pegunungan Bintang pada pekan lalu.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10