covid-19

Demo Jokowi, Mahasiswa UNS Solo Diciduk Aparat

Demo Jokowi, Mahasiswa UNS Solo Diciduk Aparat

BERITA | NUSANTARA

Senin, 13 Sep 2021 22:06 WIB

Demo Jokowi, Mahasiswa UNS Solo Diciduk Aparat

Seorang mahasiswa membentangkan poster saat kunjungan Presiden Jokowi di Kampus UNS Solo, Senin (13/9/2021). (Foto: Istimewa)

KBR, Solo - Sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret UNS Solo, Jawa Tengah, dikabarkan diciduk aparat saat ada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke kampus UNS, Senin (13/9/2021).

Informasi yang diterima KBR menyebutkan sejumlah mahasiswa dibawa aparat tanpa seragam saat membentangkan poster di halte bus depan kampus UNS. KBR juga menerima sejumlah foto saat mahasiswa berdemonstrasi dengan membentangkan poster.

Aparat dikabarkan membawa mereka ke dalam beberapa mobil. Aparat sempat menggeledah para mahasiswa di sekitar lokasi yang akan dikunjungi Presiden Jokowi. 

Juru bicara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Solo, Zakky Musthofa mengatakan isi poster yang dibawa para mahasiswa itu biasa saja. Begitu juga dengan niat para mahasiswa tidak ada yang buruk saat membentangkan poster.

Baca juga:

Menurut Zakky, saat ini BEM UNS Solo masih berkoordinasi internal terkait nasib rekan-rekannya itu.

"Teman-teman hanya ingin menyambut Presiden dan sedikit menyampaikan aspirasi lewat poster. Padahal kata-katanya biasa saja, seperti 'Pak Jokowi tolong benahi KPK', kata-katanya sopan. Ada enam sampai tujuh orang yang dibawa aparat. Mungkin masih bisa nambah," kata Zakky.

Belum ada keterangan dari kepolisian mengenai kabar penangkapan mahasiswa tersebut.

Saat Presiden Jokowi mengunjungi kampus UNS Solo, di sekitar kampus dipadati aparat keamanan yang bersiaga. Deretan mobil dinas TNI-Polri berjajar di jalan, sedangkan aparat berseragam mengamankan lokasi.

Saat ada kunjungan itu, jalan raya depan kampus UNS Solo yang menjadi jalur Solo-Surabaya berjalan normal tanpa ada pengalihan arus lalu lintas.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7